Film LIMA Penghayatan Tentang Nilai - Nilai Pancasila

Film LIMA Penghayatan Tentang Nilai-Nilai Pancasila. Indonesia belakangan sedang bergairah dengan munculnya film-film berkualitas. Salah satu yang Film yang patut tunggu adalah sebuah film berjudul LIMA yang mengangkat tema soal Pancasila dengan nuansa sosial dan juga edukasi.

Menurut Sutradara dan sekaligus produser film LIMA Lola Amaria, film ini terinspirasi dari Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia. Lewat film ini juga, Ia mencoba menghadirkan lima cerita yang berkaitan dengan sila-sila yang terkandung dalam Pancasila.

Film LIMA ini menarik karena suatu film utuh yang disutradarai oleh 5 orang dengan 5 cerita dengan tema Pancasila dari sila satu sampai sila lima. Film ini tidak putus di satu film. Film dengan lima cerita utuh yang saling berkesinambungan meski digarap dengan lima sutradara berbeda-beda. Masing-masing ceritanya mengemukakan intisari dari 5 sila yang terkandung dalam Pancasila. Lima sutradara yang terlibat di film ini adalah Lola Amaria, Shalahuddin Siregar, TikaPramesti, Adriyanto Dewo, dan Harvan Agustriansyah

Lima sutradara tersebut mendapat bagian masing-masing satu sila yang harus diaplikasikan menjadi sebuah cerita dalam film. Shalahuddin Siregar kebagian untuk sila pertama, Tika Pramesti sila kedua, Lola Amaria sila ketiga, Harvan Agustriansyah sila keempat, dan Adriyanto Dewo sila kelima. Film Lima dibintangi oleh PrisiaNasution, Yoga Pratama, Tri Yudiman, Baskara Mahendra, dan Dewi Pakis.
Film LIMA Penghayatan Tentang Nilai - Nilai Pancasila
Film LIMA
Sinopsis Film LIMA 

Film LIMA bercerita soal Fara, Aryo, dan Adi yang baru saja kehilangan ibu mereka, Maryam. Ijah, sang asisten rumah tangga juga kehilangan Maryam.

Konflik timbul mengenai cara Maryam dimakamkan. Maryam ini adalah merupakan seorang muslim, sementara itu dari ketiga anaknya Maryam , yang muslim cuma Fara. Namun, akhirnya segala sesuatu terselesaikan dengan damai.

Namun masalah lalu berkembang ke anak-anak Maryam setelah beliau meninggal. Adi yang kerap di-bully disuatu ketika Ia harus menyaksikan peristiwa yang tidak berperikemanusiaan. Adi berusaha membantu semampunya, walaupun untuk itu Dia harus berhadapan dengan Dega, teman sekolah Adi yang kerap mem-bullynya.

Sementara Fara juga menghadapi masalahnya sendiri di lingkingan pekerjaannya sebagai pelatih renang. Ia harus menentukan atlet yang akan dikirim ke Pelatnas dengan tidak memasukkan unsur ras ke dalam penilaianya. Ia menghadapi tantangan dari pemilik klub yang adahal, para muridnya yang notabene adalah para remaja tidak pernah mempermasalahkan warna kulit mereka.

Lalu Aryo, sebagai anak kedua dan lelaki tertua di keluarganya, sepeninggal Ibunya, Ia harus menjadi pemimpin ketika masuk ke wilayah persoalan warisan yang ditinggalkan Maryam Ibunya.
Sementara itu juga Ijah juga memiliki masalahnya sendiri. Ia terpaksa pulang ke kampung halamanya untuk menyelamatkan keluarganya sendiri untuk menuntut keadilan yang seringkali tak mampir ke orang kecil seperti dirinya.

Hingga pada akhirnya, keluarga yang penuh campursari ini cuma butuh kembali ke lima hal yang paling dasar yang menjadi akar mereka, yakni Tuhan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah, dan juga Keadilan.

Baca juga [ Ditimur Matahari Film Indonesia terbaik yang pernah Lahir ]

Proses syuting film LIMA tersebut sudah mulai dilaksanakan pada 4 Februari dan direncanakan akan tayang  di bioskop pada 1 Juni 2018 mendatang.bertepatan dengan hari lahir Pancasila, 1 Juni 2018.

Film LIMA berusaha untuk mendekatkan penontonya ke sana, yaitu bahwa Pancasila bukan untuk dihafal, tapi bagaimana Pancasila dipakai dalam kehidupan sehari-hari dari yang paling dekat yaitu lingkungan keluarga, tempat kerja, dan juga lingkungan yang terdekat dengan Kita.

5 Pantai Indah yang ada di Pulau Bangka

Pulau Bangka adalah merupakan sebuah pulau yang berada di sebelah timur pulau Sumatra dan termasuk dalam wilayah provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Luas wilayah dari pulau Bangka ini adalah 11.693.54 km².

Pulau bangkau terdiri dari daerah rawa-rawa, daratan rendah, bukit-bukit dan juga puncak bukit yang terdapat hutan lebat, sedangkan pada daerah rawa terdapat hutan bakau, maka tak mengherankan jika di bangka banyak terdapat pantai yang indah. Berikut ini ada 5 pantai terindah di Pulau Bangka yang wajib kalian ketahui ,

1. Pantai Parai Tenggiri Bangka
Pantai Parai Tenggiri bangka
Pantai Parai Tenggiri
Pantai Parai Tenggiri yang terletak di kawasan daerah Matras. Pantai Parai Tenggiri jadikan obyek wisata dan terkenal dengan batuan granitnya dengan berbagai ukuran. Fasilitas wisata juga telah tersedia antara lain hotel, outbound serta arena permainan olah raga air.

2. Pantai Matras Bangka
Pantai Matras Bangka
Pantai Matras
Pantai Matras populer di kalangan masyarakat Bangka, karena garis pantai yang datar dan juga terdapat sumber air tawar yang mengalir deras ke arah pantai yang menjadikan pantai ini unik dari pantai lainya. Pantai Matras merupakan lokasi yang sangat cocok untuk piknik keluarga.

3. Pantai Tikus Bangka
Pantai Tikus Bangka
Pantai Tikus 
Pantai tikus ini adalah menjadi salah satu pantai yang terindah yang ada di Pulau Bangka, karena sebab lokasi pantai tikus yang terpencil dan juga banyak sekali terdapat bebatuan besar yang indah.

4. Pantai Teluk Uber Bangka
Pantai Teluk Uber bangka
Pantai Teluk Uber
Pantai Teluk Uber adalah pantai yang landai dengan deburan ombak yang datang lumayan besar dan juga pantai ini dikelilingi oleh batu vulkanik yang unik dan juga indah.

5. Pantai Tanjung Penyusuk Bangka
Pantai Tanjung Penyusuk Bangka
Pantai Tanjung Penyusuk 
Pantai Tanjung Penyusuk memiliki pasir putih dan juga pemandangan pantainya yang unik dengan hamparan pantai pasir putih yang asli juga dihiasi oleh batu-batuan granit yang menjadikan kesan artistik dan juga air lautnya yang sejernih kristal.

So, Jika kalian ke lampung jangan lupa berkunjung ke 5 Pantai Indah yang ada di Pulau Bangka ini, semoga bermanfaat.

Brastagi Wisata Puncak Sumatera Utara

Brastagi memiliki pemandangan alam yang indah, udara  sejuk ( layaknya kawasan Puncak Bogor ), dan yang takalah dari brastagi adalah hasil buminya berupa buah - buahan seperti markisa dan jeruk manis. Maka tak mengherankan jika brastagi menjadi tujuan wisata bagi penduduk Kota Medan dan sekitarnya saat akhir pekan.
Brastagi Wisata Puncak Sumatera Utara
Brastagi
Dengan waktu 1-2 jam perjalanan dari medan, ibukota Sumatera Utara ini layaknya kawasan puncak dengan udara sejuk khas pegunungan karena Brastagi memang terletak di antara dua gunung yakni Sinabung dan Sibayak.

Brastagi menjadi salah satu wisata alam favorit di dataran besar Karo. Brastagi terletak pada ketinggian 1.300 mdpl dengan udara yang sangat bersih dan juga sejuk. Hasil bumi Brastag juga terkenal. Salah satu minuman favorit di bulan puasa adalah sirup markisa yang rasanya manis dan segar ini juga berasal dari Brastagi.

Jika Kalian ke Brastagi jangan lupa untuk main ke Pasar Buah Brastagi yang selalu ramai pengunjung. Transaksi jual beli terjadi hampir tiap waktu.
Air Terjun Sipiso-piso Brastagi
Air Terjun Sipiso-piso Brastagi
Selain Pasar Buah, di Brastagi juga ada beberapa destinasi wisata yang patut dikunjungi seperti Air Terjun cantik Sipiso-piso.

Untuk mencapai permukaan air terjunnya, kalian harus menuruni lembah lewat anak tangga yang jumlahnya ratusan. Air terjun Sipiso-piso memiliki pemandangan lanskap hijau yang sangat indah.

Jadi, untuk Kalian yang ingin menuju Danau Toba, singgahlah ke Brastagi untuk sejenak menikmati keindahan alam Sumatera Utara dan belanja oleh - oleh dari pasar buah brastagi yang terkenal.

Mengenal Letusan freatik Gunung Berapi

Mengenal Letusan freatik Gunung Berapi. Jumat (11/5/2018) pagi terjadi letusan di Gunung Merapi, dan sempat juga dirasakan getaran oleh warga sekitar, Namun Kondisi Merapi Aman dan Normal , letupan yang baru saja terjadi di Gunung Merapi merupakan letupan freatik dan kondisi letusan seperti itu adalah normal pada aktifitas sebuah gunung berapi.
Mengenal Letusan freatik Gunung Berapi
 Letusan freatik Gunung Berapi
Dikutip dari twitter infomitigasi pantauan seismogram di gunung merapi saat ini aman dan normal. Masyarakat diharap tetap tenang dan tidak perlu panik dengan letupan gunung merapi pada hari ini, di himbau untuk Masyarakat tetap beraktifitas seperti biasa. Meski letusan freatik tidak berbahaya namun banyak warga yang belum mengetahui, terutama warga di kawasan rawan bencana (KRB)

Foto - Foto Letupan Freatik Gunung Merapi Jumat (11/5/2018) 
Letusan freatik Gunung Merapi
Letusan freatik Gunung Merapi

Letusan freatik Gunung Merapi
Letusan freatik Gunung Merapi

Letusan freatik adalah erupsi yang disebabkan adanya kontak air dengan magma. Bedanya dengan erupsi freatomagma, erupsi freatik sebagian besar terdiri dari gas atau uap air. Begitu air kontak langsung dengan panas atau proses pemanasan yang disebut konduksi, air itu akan berubah fase dari air menjadi uap.

Karena itu, tekanannya lebih tinggi dan ingin keluar. Nah pada saat keluar itulah yang menjadi letusan freatik yang didominasi oleh uap air. Semoga bermanfaat.

Merah Putih berkibar di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing - IFSC World Cup

Kita wajib bangga pasalnya pada hari Minggu (6/5/2018) kemarin Merah Putih untuk pertama kalinya berkibar di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing - IFSC World Cup. Aries Susanti Rahayu berhasil menyabet medali emas sekaligus menjadi juara  di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing - IFSC World Cup 2018 di China.

Torehan prestasi Indonesia ini sangat mengejutkan dunia lantaran pada awalnya Indonesia dipandang sebelah mata karena dianggap sebagai pendatang baru di dunia panjat tebing, namun langsung menggebrak lewat performa Aries dengan mencatat waktu tercepat di babak kualifikasi Speed Climbing.
Aries Susanti Rahayu, Puji Lestari IFSC World Cup 2018 di China
IFSC World Cup 2018 di China
Performa gadis dari pelosok Grobogan, Jawa Tengah  tersebut terus meningkat dan berhasil mengalahkan lawan-lawan tangguh di babak-babak berikutnya.  Aries Susanti Rahayu berhasil menyingkirkan peserta – peserta tangguh dari Perancis, Kanada, Jepang dan berbagai negara lainnya yang sudah lebih dahulu populer dalam olahraga ini.

Dan puncaknya hingga Aries Susanti Rahayu berhasil menapaki posisi  final berhadapan dengan atlet tangguh dari Russia Elena Timofeeva. Elena adalah merupakan  peringkat 3 di kejuaraan dunia sebelumnya di Moscow.

Di depan ribuan penonton yang memadati Huayan Climbing Park, Chongqing, secara luar biasa Aries bak spiderman Ia meniti poin demi poin di papan panjat. Cewek berkerudung yang ini begitu perkasa melesat melawan gravitasi hingga akhirnya mencapai puncak papan panjat setinggi 50 ft dengan torehan catatan waktu 7.51 detik saja. Sedangkan lawanya atlet Russia harus puas di posisi kedua dengan catatan waktu 9.01 detik.

Aries pun menjadi juara dan Indonesia Raya bergema di China. Ia pun kini bertengger di puncak teratas seri Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2018. Hebatnya lagi, Aries nyaris memecahkan rekor dunia 7.46 detik yg saat ini dipegang oleh Iulia Kaplina. Ini berarti hanya selisih sangat tipis yaitu 0.05 detik saja.

Tonton Video aksi Aries Susanti Rahayu perain medali emas IFSC World Cup 2018.


Tak kalah membanggakan, Prestasi luar biasa juga ditunjukkan atlet-atlet tim nasional panjat tebing Indonesia di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing - IFSC World Cup 2018 di China. Tim Indonesia berhasil menyabet tiga medali sekaligus yaitu medali emas, perak, dan juga perunggu dalam nomor speed IFSC World Cup Chongqing.

Sementara medali perak dipersembahkan Aspar Jaelolo. Aspar Jaelolo gagal menyabet emas di detik-detik terakhir, ketika akan menyentuk puncak, ia agak terpeleset dan Alhasil, lawannya, Dmitrii Timofeev dari Rusia tak menyia – nyiakan kesempatan tersebut, Dmitrii menang dengan catatan waktu 5,76 detik, sedangkan Aspar 6,80 detik.

Untuk  medali perunggu dipersembahkan oleh Puji Lestari yang dalam partai perebutan juara ketiga nomor speed world record perorangan putri, Ia berhasil menorehkan waktu 8,11 detik. Puji Lestari mengalahkan Anna Tsysannova dari Rusia yang gagal meraih puncak karena terpeleset.