Sejarah terbentuknya PSSI Sebagai Induk Olah Raga Sepak Bola Indonesia

Di era sebelum tahun 70-an, banyak pemain Timnas Indonesia yang bisa bersaing di tingkat internasional sebut saja era Ramang dan Tan Liong Houw, kemudian era Sucipto Suntoro dan pemain belakangan era Ronny Pattinasarani.

gambar sejarah pssi tempo dulu
Sejarah terbentuknya PSSI Sebagai Induk Olah Raga Sepak Bola Indonesia. PSSI (Persatuan Sepakbola seluruh Indonesia ) ini dibentuk pada tanggal 19 April 1930 di kota Yogyakarta pada jaman era penjajahan Belanda, dimana kala itu PSSI lahir bertujuan untuk menentang terkait dengan kegiatan politik penjajahan pada masa itu dengan strategi menyemai benih - benih nasionalisme di dada pemuda-pemuda Indonesia.

Awal Mula Berdirinya PSSI
Induk Organisasi PSSI ini didirikan oleh seorang insinyur sipil bernama Soeratin Sosrosoegondo. Beliau menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Teknik Tinggi di Heckelenburg, Jerman pada tahun 1927 dan kembali ke tanah air pada tahun 1928.
Ketika kembali ke tanah air Soeratin bekerja pada sebuah perusahaan bangunan Belanda "Sizten en Lausada" yang berada di Yogyakarta. Ia adalah merupakan satu - satunya orang Indonesia yang duduk dalam jajaran petinggi perusahaan konstruksi milik belanda tersebut. Walaupun begitu ,dengan  dorongan jiwa nasionalis yang tinggi Soeratin memilih mundur dari perusahaan tersebut.

Setelah berhenti dari "Sizten en Lausada" ia lebih banyak aktif di bidang pergerakan, dan sebagai seorang pemuda yang gemar bermain sepakbola, Soeratin menyadari sepenuhnya untuk mengimplementasikan apa yang sudah diputuskan dalam pertemuan para pemuda Indonesia pada sumpah pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Soeratin melihat bahwa sepakbola bisa menjadi wahana terbaik untuk menyemai nasionalisme di kalangan pemuda Indonesia, sebagai tindakan untuk menentang Belanda.

Untuk melaksanakan cita - citanya tersebut, Soeratin mengadakan pertemuan demi pertemuan dengan tokoh - tokoh sepakbola Indonesia di Solo, Yogyakarta dan Bandung . Pertemuan-pertemuan tersebut dilakukanya secara pribadi guna menghindari sergapan Polisi Belanda (PID). Hingga ahirnya diadakannya pertemuan di hotel kecil Binnenhof di Jalan Kramat 17, Jakarta dengan tokoh Soeri - ketua VIJ (Voetbalbond Indonesische Jakarta) bersama dengan pengurus lainnya,lalu dimatangkanlah gagasan perlunya dibentuk sebuah organisasi persepakbolaan kebangsaan, yang selanjutnya di lakukan juga pematangan gagasan tersebut di kota Bandung, Yogya dan Solo yang dilakukan dengan tokoh pergerakan nasional seperti Daslam Hadiwasito, Amir Notopratomo, A Hamid, Soekarno (bukan Bung Karno), dan lain - lain. Sementara dengan kota lainnya dilakukan kontak pribadi atau kurir seperti dengan Soediro di Magelang (Ketua Asosiasi Muda).

Pada tanggal 19 April 1930, lalu berkumpullah wakil - wakil dari VIJ (Sjamsoedin - mahasiswa RHS); wakil Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (BIVB) Gatot; Persatuan Sepakbola Mataram (PSM) Yogyakarta, Daslam Hadiwasito, A.Hamid, M. Amir Notopratomo; Vortenlandsche Voetbal Bond (VVB) Solo Soekarno; Madioensche Voetbal Bond (MVB), Kartodarmoedjo; Indonesische Voetbal Bond Magelang (IVBM) E.A Mangindaan (saat itu masih menjadi siswa HKS/Sekolah Guru, juga Kapten Kes.IVBM) Soerabajashe Indonesische Voetbal Bond (SIVB) diwakili Pamoedji. Dari pertemuan tersebut maka lahirlah PSSI (Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia) nama PSSI ini diubah dalam kongres PSSI di Solo pada tahun 1950 menjadi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia dan juga menetapkan Ir. Soeratin sebagai Ketua Umum PSSI pertama.

Kemudian Ir.Soeratin sebagai ketua umum PSSI bersama seluruh anggotanya lalu menyusun program-program yang pada dasarnya "menentang" berbagai kebijakan yang diambil pemerintah Belanda melalui NIVB. PSSI juga melahirkan "stridij program" yakni program perjuangan seperti yang dilakukan oleh partai dan organisasi massa yang telah ada.

Kepada setiap bonden/perserikatan PSSI diwajibkan melakukan kompetisi internal untuk strata I dan II, selanjutnya di tingkatkan ke kejuaraan antar perserikatan yang disebut "Steden Tournooi" dimulai pada tahun 1931 di Surakarta .

gambar sepak bola indonesia tempo dulu

Kegiatan sepakbola kebangsaan yang digerakkan PSSI , kemudian menggugah Susuhunan Paku Buwono X untuk mendirikan stadion bernama stadion Sriwedari yang dilengkapi dengan lampu, sebagai apresiasi terhadap kebangkitan "Sepakbola Kebangsaan" yang digerakkan oleh PSSI. Stadion Sriwedari diresmikan Oktober 1933. Dengan adanya stadion Sriwedari ini kegiatan persepakbolaan semakin gencar.

Lebih jauh Soeratin mendorong pula pembentukan badan olahraga nasional, agar kekuatan olahraga pribumi semakin kokoh melawan dominasi Belanda. Tahun 1938 berdirilah ISI (Ikatan Sport Indonesia), yang kemudian menyelenggarakan Pekan Olahraga (15-22 Oktober 1938) di Solo.

Karena kekuatan dan kesatuan PSSI yang kian lama kian bertambah akhirnya NIVB pada tahun 1936 berubah menjadi NIVU (Nederlandsh Indische Voetbal Unie) dan mulailah dirintis kerjasama dengan PSSI. Sebagai tahap awal NIVU mendatangkan tim dari Austria "Winner Sport Club " pada tahun 1936.

Pada tahun 1938 atas nama Dutch East Indies, NIVU mengirimkan timnya ke Piala Dunia 1938, namun para pemainnya bukanlah berasal dari PSSI melainkan dari NIVU walaupun terdapat 9 orang pemain pribumi / Tionghoa. Hal tersebut sebagai aksi protes Soeratin, karena beliau menginginkan adanya pertandingan antara tim NIVU dan PSSI terlebih dahulu sesuai dengan perjanjian kerjasama antara mereka, yakni perjanjian kerjasama yang disebut "Gentelemen's Agreement" yang ditandatangani oleh Soeratin (PSSI) dan Masterbroek (NIVU) pada 5 Januari 1937 di Jogyakarta. Selain itu, Soeratin juga tidak menghendaki bendera yang dipakai adalah bendera NIVU (Belanda). Dalam kongres PSSI 1938 di Solo, Soeratin membatalkan secara sepihak Perjanjian dengan NIVU tersebut. Soeratin mengakhiri tugasnya di PSSI sejak tahun 1942, setelah sempat menjadi ketua kehormatan antara tahun 1940 - 1941, dan terpilih kembali di tahun 1942.

Masuknya balatentara Jepang ke Indonesia menyebabkan PSSI pasif dalam berkompetisi, karena Jepang memasukkan PSSI sebagai bagian dari Tai Iku Kai, yakni badan keolahragaan bikinan Jepang, kemudian masuk pula menjadi bagian dari Gelora (1944) dan baru lepas otonom kembali dalam kongres PORI III di Yogyakarta (1949).

Perkembangan PSSI dan Kejayaan Timnas Indonesia
Di era sebelum tahun 70-an, banyak pemain Timnas Indonesia yang bisa bersaing di tingkat internasional sebut saja era Ramang dan Tan Liong Houw, kemudian era Sucipto Suntoro dan pemain belakangan era Ronny Pattinasarani.

gambar Perkembangan PSSI dan Kejayaan Timnas Indonesia

Dalam perkembangannya PSSI sekarang ini telah memperluas jenis kompetisi dan pertandingan yang dinaunginya. Kompetisi yang diselenggarakan oleh PSSI di dalam negeri ini terdiri dari :
  • Divisi utama yang diikuti oleh klub sepakbola dengan pemain yang berstatus non amatir.
  • Divisi satu yang diikuti oleh klub sepakbola dengan pemain yang berstatus non amatir.
  • Divisi dua yang diikuti oleh klub sepakbola dengan pemain yang berstatus non amatir.
  • Divisi tiga yang diikuti oleh klub sepakbola dengan pemain yang berstatus amatir.
  • Kelompok umur yang diikuti oleh klub sepakbola dengan pemain:
  • Dibawah usia 15 tahun (U-15)
  • Dibawah usia 17 tahun (U-170
  • Dibawah Usia 19 tahun (U-19)
  • Dibawah usia 23 tahun (U-23)
  • Sepakbola Wanita
  • Futsal.
PSSI pun mewadahi pertandingan - pertandingan yang terdiri dari pertandingan di dalam negeri yang diselenggarakan oleh pihak perkumpulan atau klub sepakbola, pengurus cabang, pengurus daerah yang dituangkan dalam kalender kegiatan tahunan PSSI sesuai dengan program yang disusun oleh PSSI. Pertandingan di dalam negeri yang diselenggarakan oleh pihak ketiga yang mendapat izin dari PSSI. Pertandingan dalam rangka Pekan Olahraga Daerah (PORDA) dan pekan Olah Raga Nasional (PON). Pertandingan - pertandingan lainnya yang mengikutsertakan peserta dari luar negeri atau atas undangan dari luar negeri dengan ijin PSSI.

Kepengurusan PSSI pun telah sampai ke pengurusan di tingkat daerah - daerah di seluruh Indonesia . Hal ini membuat Sepakbola semakin menjadi olahraga dari rakyat dan untuk rakyat.
Dalam perkembangannya PSSI telah menjadi anggota FIFA sejak tanggal 1 November 1952 pada saat congress FIFA di Helsinki. Setelah diterima menjadi anggota FIFA, selanjutnya PSSI diterima pula menjadi anggota AFC (Asian Football Confederation) tahun 1952, bahkan menjadi pelopor pula pembentukan AFF (Asean Football Federation) di zaman kepengurusan Kardono, sehingga Kardono sempat menjadi wakil presiden AFF untuk selanjutnya Ketua Kehormatan.

Lebih dari itu PSSI tahun 1953 memantapkan posisinya sebagai organisasi yang berbadan hukum dengan mendaftarkan ke Departement Kehakiman dan mendapat pengesahan melalui SKep Menkeh R.I No. J.A.5/11/6, tanggal 2 Februari 1953, tambahan berita Negara R.I tanggal 3 Maret 1953, no 18. Berarti PSSI adalah satu - satunya induk organisasi olahraga yang terdaftar dalam berita Negara sejak 8 tahun setelah Indonesia merdeka. Demikian tentang Sejarah terbentuknya PSSI Sebagai Induk Olah Ragah Sepak Bola Indonesia.Demikian semoga Sejarah terbentuknya PSSI Sebagai Induk Olah Ragah Sepak Bola Indonesia bermanfaat dan menambah wawasan. Source pssi.org

COMMENTS

Nama

#UbahJakarta AdSense Ajang Miss Internet Indonesia Alfian Pamungkas Sakawiguna Arti Logo pariwisata Indonesia Asian Games 2018 Jakarta Palembang Balai Pustaka Bandara Silangit Banten Belajar Tutorial Photoshop Pemula Blackberry Aurora Merah Putih Booking Online Gunung BRIsat Buku Satra Indonesia BUMDes Bunaken Manado sulawesi Indonesia Bung Karno Bunga Bangkai cara Membudidayakan Gaharu Pohon termahal Catfiz Messenger aplikasi buatan Anak Negeri Cerita dari timur Cerita Legenda Indonesia Cerita Mistis Gunung Cerita Rakyat Indonesia Contoh dan Cara membuat Foto Siluet Daftar Hari - hari Besar Penting Indonesia Daftar Nama Orang Terkaya di Indonesia Daftar negara bebas visa Danau Ranu Kumbolo danau toba DCF Desa Sawai dengan sungai keramiknya Desa Sedondong Pekalongan Dieng Culture Festival Eko Wisata Petungkriono Erupsi Gunung Sinabung event di wisata Candi Borobudur di tahun 2017 Extrim Film Film Negeri Dongeng Film Pendakian foto Kemegahan Kapal KRI Bimasuci Indonesia Foto Keren Fungsi Tool pada Photoshop Gaji DPR Garuda Indonesia Travel Fair berburu Tiket Murah Gerhana Matahari Total Gunung Kerinci Gunung Latimojong Gunung Nona Sulsel Gunung Rogojembangan Pekalongan Gunung Semeru Gunung Slamet 3.676 mdpl hari nusantara Heboh Tanaman Bunga Bangkai diPekalongan Hotel Hotel dekat Ancol Hotel murah di pekalongan idr to usd Indonesia Indonesia Tourism Indonesiaku Info Gunung Info Kontak Gunung Inspirasi 60 Tahun Astra Inspirasi Indonesia IRONMAN Triathlon World Championship Jadwal Kualifikasi Piala Asia U-23 Timnas Indonesia Live RCTI Jadwal Timnas U-19 AFF 2017 jalur pendakian jalur pendakian gunung prau jalur pendakian gunung slamet 3.676 mdpl Jalur Pendakian Gunung Sumbing Jateng Gayeng Jembatan Surobayan Jual Karya Seni Kampung Berkelir Tangerang Kata - kata Bijak Mutiara kata kunci kata motivasi pecinta alam Kebun Strawberry Kerajinan Koran Bekas Keris Indonesia Warisan Budaya Dunia Kesehatan kesenian Wayang Kisah Inspiratif pendakian Max dan Mom Kisah Legenda Malin Kundang Kode Etik Pencinta alam komentar Korban Semeru Kota Tertinggi di Dunia KRI Bimasuci KRI Dewaruci KRI Tarakan-905 Kucing membantu pendaki tersesat Kuliner Lagoy Bay Lagu Daerah legenda Asal-usul Nyi Blorong Legenda Batu Cinta Situ Patenggang Lelaki Pendaki Liburan Hemat Biaya dengan fitur wisata Google Flights Lirik Lagu Daerah Live CCTV Online Jakarta Monas Logo kemerdekaan RI terbaru Logo wisata Jawa Tengah indonesia Lowongan Penerimaan CPNS 2017 mahameru Masa Penjajahan memahami dasar-dasar area kerja pada photoshop Memanfaatkan Smartphone untuk Belajar Bahasa Inggris Meru Militer Indonesia Mitos tanjakan Cinta Monas MRT Jakarta Museum Batik Pekalongan Nama-nama Tari di Indonesia Nara Masista Diplomat Cantik Indonesia Niche high cpc Nol Kilometer Indonesia Nusa Dua Bali nusantara indonesia Obat Alami agar Jantan dan Perkasa Obat Alami Ambeien atau Wasir Obat Alami Impotens Obat Alami Penis Loyo Obat Alami susah Kencing Obat Tradisional Ambeien Obat Tradisional Indonesia Panjat tebing Pantai Ancol Pekalongan Pelajaran Berharga dari Petualangan Alexander Supertramp Pemuda Indonesia Pendaki berhijab Pendaki Cantik pendaki Gunung pendakian gunung prau Penggunungan Sampah Pengibaran Merah Putih pesona alam Indonesia Pesona Indonesia PILKADA 2017 Pilpres AS Pohon Gaharu Indonesia Profil Dian Pelangi Profil Ima Matul Maisaroh Mantan TKW indonesia proklamasi indonesia Pulau Bintan Puncak Garuda Merapi Puncak Jaya Cartensz Pyramid Quote Pendaki Gunung Raflesia Raja Ampat Island Raja Arab Berlibur di Bali Raja Arab Ke Indonesia Ramang-ramang Ramuan Alami agar Wajah jadi berseri Ramuan Mengobarkan Gairah Wanita Frigid Ramuan Pasutri Ramuan Tradisonal Susah Buang Air Kecil Referensi Buku Rinjani Rita ruby hartland Mars Pencinta Alam Rock Climbing image Sejarah Indonesia Sejarah industri pesawat terbang Indonesia Sejarah Sepak Bola di Indonesia Sejarah Tahu Sumedang Sejarah Timur-Timor Sekolah Alam Pekalongan Sembilan program (Nawa Cita) Jokowi-JK Seni & budaya Seputar Tips Seven Summits Indonesia Soe Hok Gie SOE HOK-GIE SEKALI LAGI sosok perempuan penenun diuang kertas lima ribu rupiah Srikandi T Tanaman Obat Taukah Anda Taukah Anda. Terimakasih Pak Ahok Timnas Indonesia Tindakan Mencoret Bendera Indonesia tidak dibenarkan Tips Diet Sehat dan Alami Tips Wanita dan Kecantikan Top Featured Tour and Travel Tragedi mengerikan Kawah Sinila Dieng Tahun 1979 travel in indonesia Travel Perjalanan Tuju Gunung Tertinggi Indonesia tutorial blog video Virus Pesona Indonesia Slank Welo River Wisata Bahari Wisata Bandung Wisata Batu Purbakala watu bahan Pekalongan Wisata budaya ke Puncak Rahtawu Wisata Indonesia Wisata Jakarta wisata Jawa Tengah indonesia Wisata NTT Wisata Pantai Jodo Batang Jawa Tengah Wisata Religi Wisata Rumah Pohon Wisata Unik Wonderful Indonesia
false
ltr
item
:: Cayo Indonesia: Sejarah terbentuknya PSSI Sebagai Induk Olah Raga Sepak Bola Indonesia
Sejarah terbentuknya PSSI Sebagai Induk Olah Raga Sepak Bola Indonesia
Di era sebelum tahun 70-an, banyak pemain Timnas Indonesia yang bisa bersaing di tingkat internasional sebut saja era Ramang dan Tan Liong Houw, kemudian era Sucipto Suntoro dan pemain belakangan era Ronny Pattinasarani.
https://2.bp.blogspot.com/-vFkvHf_tBrI/WW8oVlBqyyI/AAAAAAAADfA/IE5gcWgKjZEDSrWBFzrsK-K6w-ltjoiaACLcBGAs/s320/logo%2Bpssi%2Btempo%2Bdulu.png
https://2.bp.blogspot.com/-vFkvHf_tBrI/WW8oVlBqyyI/AAAAAAAADfA/IE5gcWgKjZEDSrWBFzrsK-K6w-ltjoiaACLcBGAs/s72-c/logo%2Bpssi%2Btempo%2Bdulu.png
:: Cayo Indonesia
http://www.indonesiacayo.com/2017/07/sejarah-terbentuknya-pssi-sebagai-induk.html
http://www.indonesiacayo.com/
http://www.indonesiacayo.com/
http://www.indonesiacayo.com/2017/07/sejarah-terbentuknya-pssi-sebagai-induk.html
true
2299544268092730493
UTF-8
Not found any posts Lihat Semua Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH Semua Artikel Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy