Bule Australia saja bangga belajar Tarian daerah asal Trenggalek

Selain terpesona dengan keindahan alam Indonesia, ternyata budaya di indonesia juga merupakan salah satu faktor terpenting yang membuat banyak turis asing tertarik datang ke Indonesia.

Budaya - budaya di Indonesia seiring perkembangan jaman, memang semakin sering di kenal di dunia luar, baik itu melalui youtube ataupun melalui berbagai pameran festival budaya Indonesia di beberapa negara.

Memang dengan semakin dikenalnya keragaman budaya di indonesia, hal tersebut tentunya akan semakin membuat banyak turis-turis asing tertarik untuk mengunjungi Indonesia karena mereka penasaran dan ingin melihatnya secara langsung.
gambar Tarian Jaranan Turonggo Yakso, tarian daerah asal Trenggalek
Tarian Jaranan Turonggo Yakso, tarian daerah asal Trenggalek
Seperti yang baru - baru ini dilakukan oleh Mahasiswa asal Summer Program dari Queensland University of Technology (QUT) Australia, Mereka rela jauh - jauh datang ke indonesia hanya untuk belajar budaya indonesia khususnya seni tari. Mahasiswa asal Australia tersebut datang ke indonesia untuk belajar tarian Jaranan Turonggo Yakso, tarian daerah asal Trenggalek.

Wah kalau Orang asing saja mau belajar budaya Indonesia, seharusnya, kita sebagai generasi muda harus lebih semangat untuk belajar budaya kita sendiri. Jangan sampai suatu hari nanti budaya Kita, yang telah di bangun dengan perjuangan yang tidak mudah oleh nenek moyang bangsa Kita pindah ke negara asing .

Sudah sepatutnya generasi muda berjuang untuk mempertahankan aset budaya warisan leluhur bangsa Indonesia. Generasi millenia jangan hanya bisa berteriak anti asing di media sosial. Ayo, mari bersama - sama tunjukan tindakan nyata kalian untuk bangsa ini, untuk melindungi aset budaya negara ini, dan yang lebih penting lagi adalah menjaga kebhinekaan bangsa indonesia, agar lebih kuat dan tidak mudah terpecah belah.

Dikutip dari halaman sindonews.com Mahasiswa Summer Program dari Queensland University of Technology (QUT) Australia belajar budaya Indonesia, yaitu Tarian Jaranan Turonggo Yakso di Universitas Surabaya (Ubaya), Surabaya, Jawa Timur, Senin (09/4/2018).

Pembelajaran dalam Tarian Jaranan Turonggo Yakso tersebut diharapkan nantinya mereka dapat memperkenalkan sekaligus mempromosikan Tarian Jaranan Turonggo Yakso di Australia khususnya di Brisbane.

Makna, sejarah dan perkembangan tarian Jaranan Turonggo Yakso, tarian daerah asal Trenggalek

Tari Turonggo Yakso adalah merupakan kesenian tari tradisional asli kabupaten Trenggalek. Pada awalnya kesenian ini berasal dari “baritan” yaitu sebuah ritual yang dilakukan oleh masyarakat kecamatan Dongko sejak lama.

Nah konon sejarahnya, yaitu pada tahun 80-an, berkat jasa dari Bapak Puguh yang juga merupakan warga Dongko ini, yang memperkenalkan kesenian Turonggo Yakso hingga akhirnya kesenian ini mulai dikenal sebagai kesenian asli khas daerah Trenggalek

Tari Jaranan Turonggo Yakso ini menggambarkan atau menceritakan tentang kemenangan warga desa dalam mengusir marabahaya atau keangkaramurkaan yang menyerang desanya.

Tari Turonggo Yakso adalah penggambaran tentang sifat ksatria masyarakat Trenggalek, yakni dalam mengendalikan hawa nafsu angkara murka. Turonggo atau kuda ini melambangkan sebuah kekuatan. Sedangkan Yakso atau raksasa adalah melambangkan nafsu angkara, yang dipadukan dalam sebuah sendra tari yang cantik nan mempesona gerak keindahanya .

Dalam tari Turonggo Yakso, menggunakan alat peraga perlambang jaranan berbentuk kuda berkepala raksasa yang di ditunggangi oleh sosok ksatria bersenjatakan cambuk yang disebut pecut ( bahasa Trenggalek). Turonggo Yakso juga menceritakan tentang bagaimana seorang ksatria bisa mengendalikan hawa nafsunya.

Ending cerita dalam gerak tari Turonggo Yakso adalah menceritakan tentang lima ksatria dengan kesungguhan dan ikhtiarnya berhasil mengalahkan nafsu keangkara murkaan yang secara simbolis digambarkan oleh Patih Celeng Srenggi dan Barongan.

Tarian ini berbeda dengan tarian kepang pada umumnya. Turonggo adalah kuda, yakso adalah raksasa. Dengan berbadan kuda tapi berkepala raksasa menggambarkan potret perjalanan manusia yang selalu diwarnai oleh kebajikan dan keburukan.
Perkembangan

Saat ini tari Turonggo Yakso banyak diminati warga Trenggalek baik dari kalangan para pelajar, mulai dari anak SD hingga pada ibu-ibu dan juga orang tua. Setiap perayaan 17 Agustus hampir  setiap sekolah menampilkan Kesenian Tradisional tari Turonggo Yakso tersebut.

Mungkin saja bagi mereka Warga trenggalek ini semua adalah ungkapan rasa hormat dan kebanggaan mereka dengan aset budaya indonesia terutama budaya aseli asal daerah mereka. Ayo daerah lain di indonesia jangan sampai kalah dengan warga trenggalek yang berhasil menjaga dan mempertahankan warisan budaya nenek moyangnya, karena masih banyak tari - tarian aseli indonesia yang mewakili dan menjadi ciri khas masing - masing daerah di indonesia.

Baca [ Daftar Nama - nama Tarian daerah Indonesia ]

Penampilan tari Turonggo Yakso juga sering digelar pada pagelaran seni yang digelar di Anjungan Jatim TMII .

Lihat juga [ Jadwal Event acara terbaru di Taman Mini Indonesia Indah ]

Penampilan tari Turonggo Yakso pada pagelaran seni yang digelar di Anjungan Jawa timur TMII.

Terimakasih telah membaca artikel | Bule Australia saja bangga belajar Tarian daerah asal Trenggalek | Silahkan boleh di Share.

Related Articles :