Juni 13, 2016

Meru Film Dokumentasi Pendakian Gunung Terbaik

Meru Film Dokumentasi Pendakian Gunung Terbaik. Film Meru berhasil memenangkan penghargaan Prestigious Audience Award di Sundance International Film Festival sebagai film dokumenter perjalanan terbaik yang pernah dibuat . Meru sebuah Film dokumenter menceritakan tentang tiga orang pendaki profesional yang berusaha untuk menaklukan Gunung Meru dengan puncaknya bernama Shark’s fin ( sirip hiu ).

Ketiga orang pendaki masing - masing bernama Conrad Anker, Jimmy Chin dan Renan Ozturk, mereka bertiga merupakan sahabat baik dan sekaligus pendaki professional yang sudah sangat terkenal di dunia karena kemampuannya dalam menaklukan puncak-puncak tertinggi dunia.

image Meru Film

Conrad Anker, dia adalah seorang pendaki professional telah malang-melintang didunia pendakian hampir lebih dari 30 tahun. Dalam ekpedisi Everest pada tahun 1999 Conrad Anker adalah salah satu pendaki yang berhasil menemukan mayat George Malory.

Jimmy Chin yang merupakan seorang pemanjat tebing professional juga berprofesi sebagai Fotographer majalah National Geographic. Sedangkan Renan Ozturk adalah merupakan seorang Solo Climbers yang berpengalaman.

Meskipun mereka dikenal sebagai seorang pendaki professional, Menaklukan Gunung Meru dengan puncaknya bernama Shar’k fin (sirip Hiu) adalah sesuatu yang tidak mudah walaupun dilakukan oleh orang berpengalaman mendaki atau profesional sekalipun. Shar’k fin adalah salah satu puncak tertinggi dunia dan dengan medan paling sulit didaki, lokasinya berada di Gunung Meru yang berada di perbatasan antara negara India dan Nepal.

Dengan persiapan yang sangat matang pada tahun 2008 silam, Mereka bertiga mencoba untuk menaklukan tebing Meru tersebut, dan berusaha untuk menambah daftar panjang gunung yang pernah mereka bertiga taklukan. Berbekal semangat nan membara, ketiga pendaki tersebut mulai melakukan pendakian dengan perlahan memanjat dinding curam dengan medan bebatuan tajam tersebut.

image meru mt
Dengan ekspektasi yang tinggi hingga sampailah ketiga pendaki tersebut di punggungan tebing terakhir dan itu artinya hanya tinggal sedikit lagi mereka dapat menggapai puncak gunung tersebut.

Namun yang terjadi ketiga pendaki tersebut menyerah seratus meter sebelum puncak, dikerenakan beberapa pertimbangan seperi habisnya logistik dan menurunnya kesehatan dari para pendaki itu sendiri sehingga hal tersebut membuat mereka harus mengubur impian mereka menaklukan puncak meru kala itu.

Tiga tahun telah berlalu, hingga Conrad Anker bersama kedua sahabatnya tersebut berniat untuk kembali menaklukan tebing yang pernah mereka panjat sebelumnya. Belajar dari kegagalan sebelumnya, kini Mereka telah siap untuk menaklukan puncak Puncak Mehru Shark’s fin ( sirip hiu ).

Meskipun bayang-bayang akan kenangan mengerikan tiga tahun silam dan kecelakaan setelahnya masih teringat jelas di benak mereka, akan tetapi hal tersebut tidak menghentikan langkah demi langkah mereka.

Untuk mencapai kemenangan dan menebus kegagalanya silam , Kini mereka bertiga benar-benar siap untuk mencobanya sekali lagi ganasnya tebing Meru hingga ahirnya di pendakian kedua mereka berhasil menaklukan ganasnya tebing meru dan berhasil menggapai puncak Shark’s fin ( sirip hiu ).

Banyak sekali nilai-nilai positif yang bisa diambil dari film Meru ini, yang salah satunya adalah mengajarkan tentang sikap profesionalisme, kerja tim, dan semangat pantang menyerah mencoba kembali demi sebuah mimpi.

FILM MERU Documentary 2015