Mitos legenda Asal-usul Nyi Blorong

Mitos legenda Asal-usul Nyi Blorong / Nyi Roror Kidul masih tetap ada dalam tradisi dan tutur di Masyarakat Indonesia. Dewasa ini Mitos legenda Nyi Blorong juga kerapkali disebar luaskan melalui beragam media seperti film dan yang terbaru adalah penyebaran lewat youtube.

Konon sosok Nyi Blorong Selain sebagai panglima dunia makhlus halus, Ia diyakini juga bisa memberikan kekayaan yang banyak disebut sebagai pesugihan. Banyak cerita yang menyebut bahwa sosok Nyi Blorong digambarkan bisa berganti rupa dari sesosok perempuan cantik yang bisa menjadi ular bersisik emas, dan ataupun sebaliknya.

Mitos legenda Asal-usul Nyi Blorong
gambar Mitos legenda Asal-usul Nyi Blorong
Legenda Asal-usul Nyi Blorong / Nyi Roror Kidul
Sejak abad ke-19, H.A van Hien sudah mencatat keberadaan Nyi Blorong. Dalam bukunya, De Javaansche geestenwereld, en de betrekking, die tussen de geesten en de zinnelijk wereld, verduidelijkt door petangan′s of tellingen bij de Javanen in gebruik yang terbit tahun 1896, van Hien membagi dunia makhluk halus di Jawa menjadi 95 jenis.

Mengenai Nyi Blorong sendiri, dia mengatakan dalam tulisanya


“Segala jenis kekayaan akan diberikan kepada si pemanggil. Dan hal itu berjangka waktu selama tujuh tahun, namun bisa diperpanjang hingga dua kali lagi. Namun selama dalam pesugihan tersebut itu, harus ada yang dikorbankan, dan hingga pada akhirnya si pemanggil itu akan menjadi korban dan mengisi istana Nyai Blorong,” 

Tulis H.A van Hien di bukunya.

Asal-Muasal legenda Nyi Blorong / Nyi Roror Kidul

Beberapa sumber menyebut bahwa sosok Nyiblorong adalah sebagai putri dari penguasa laut selatan, Ratu Kidul. Kisah ini antara lain tersurat dalam Babad Prambanan, yang disalin pada 1927. Babad ini punya versi lain yang lebih tua, yang disalin Wirsungun di wilayah Mangkunegaran pada 1885 atas prakarsa B.R.Ng.

Keduanya menceritakan berdirinya Candi Prambanan dan juga kisah Ajisaka. Menariknya, mitos Aji Saka juga tersurat dalam Serat Kandaning Ringgit Purwa, sebuah kumpulan cerita wayang dan dongeng yang digubah dalam tembang macapat sekira abad ke-16.

Dikisahkan, karena membunuh seekora naga yang sedang bertapa di sebuah goa, Prabu Aji Saka dari Medhangkamulan akhirnya memiliki seorang anak berwujud naga yang bernama Naga Nginglung.

Walaupun malu, namun Aji Saka akhirnya mau mengakuinya sebagai anaknya asalkan Naga Nginglung bisa mengalahkan musuhnya,yaitu  Dewata Cengkar yang menjelma jadi buaya putih dan bersemayan di pantai selatan.

Sementara itu, raja lelembut penguasa laut selatan yang bernama Nginangin menggelar rapat untuk membahas kekacauan akibat ulah Dewatacengkar. Ia pun membuat sayembara, "barangsiapa dapat mengalahkan buaya putih, akan dinikahkan dengan putrinya, Rara Blorong".  Sososk Rara Blorong adalah Perempuan cantik, tetapi Ia bersisik. Akhirnya Tak berselang lama, buaya putihpun berhasil dikalahkan oleh Naga Nginglung, dan akhirnya Pernikahan pun digelar.

Baca Juga Cerita Legenda Asal Usul Dewi Lanjar

Menurut Robert Wessing dalam “A Princess from Sunda: Some Aspects of Nyai Roro Kidul” dimuat Asian Folklore Studies Vol. 56 tahun 1997, ular adalah mahluk favorit dalam beberapa cerita rakyat yang berkembang di Asia Tenggara, Tiongkok, dan India. Dalam banyak cerita tersebut, ular atau naga sering dikaitkan dengan penguasa, panen, dan kesuburan.

Dalam kisah pewayangan di Jawa, terdapat tokoh Anantaboga yang digambarkan sebagai dewa berwujud naga. Ktut Ginarsa dalam Gambar Lambang menyebut bahwa Anantaboga berasal dari kata “ananta” dan “boga”, yang masing-masing punya arti “tiada berkesudahan” dan “bahan untuk hidup”.

Jadi Anantaboga melambangkan kemakmuran atau kebahagiaan. Bagi masyarakat Jawa pedalaman yang agraris, Nyi Blorong punya makna penting. Perwujudannya dalam bentuk ular dianggap sebagai penjaga lahan pertanian dari serangan hama, terutama tikus. Maka, untuknya dilakukanlah sedekah bumi.

Dalam perjalanan waktu, terutama karena sifat cerita rakyat yang terus berkembang, sosok Nyi Blorong lebih lekat dengan pesugihan. Dalam analisis Prapto Yuwono, hal ini biasa saja terjadi karena persoalan di zaman sekarang semakin sulit dan banyak persoalan hidup yang tak dapat terpecahkan, sehingga banyak orang mencari jalan keluar ke dunia lain.

Dalam alam pikir masyarakat Jawa, keberadaan dunia lain dengan penghuninya sudah menjadi satu-kesatuan yang utuh. Karena mereka sama-sama hidup, kemudian mereka boleh saling membantu. Seseorang yang memiliki keinginan besar meraih kekuasaan politik atau ekonomi sudah tentu akan melibatkan kalangan makhluk halus dalam meraih cita-citanya,” ujar Prapto.

Mitos legenda Asal-usul Nyi Blorong ini di kutip dari majalah historia dengan judul Akar Sejarah Dongeng Nyi Blorong. Demikian semoga bermanfaat.

Artikel terkait