Sejarah Tahu Sumedang yang Populer di Indonesia

Sejarah Tahu Sumedang yang Populer di Indonesia. Di kala pagi biasanya Saya mendengar teriakan ayam - ayam lalu tak lama kemudian terdengar teriakan puk puk kerupuk kerupuk  yang menandai bahwa penjual kerupuk telah berhenti didekat rumah dan menanti ibu - ibu yang membutuhkan kerupuk sebagai teman makan hari ini.

Namun ada yang mengelitik tawa kecil Saya, Pagi itu di desa Rowokembu RT 09 RW 04 Dukuh kedawungrejo Wonopringgo Pekalongan Jawa tengah Indonesia terdengar suara nyanyian Tahu Sumedeng yang liriknya kurang lebih seperti ini

images tukang tahu sumedang Sejarah Asal mula Tahu Sumedang
Penjual tahu sumedang wonopringgo pekalongan
“tahu....sumedang aseli , enak, sehat , dan gurihhhh..... , tan...pa bahan pengawet , hanya....lima ratus rupiah . Yang reffnya di ulangi secara berklai - kali 

Sudah bisa ditebak kan kan..?  yapss betul itu adalah penjual tahu sumedang  yang biasanya beroprasi menggunakan mobil ataupun kendaraan roda dua sebagai lapak berjalanya dan waktunya pun tak tentu tergantung seleranya bisa pagi hari ,siang, bahkan mungkin malam hari si Abang tahu sumedang masih jualan. Teriakan jualan atau lebih tepatnya Saya sebut sebagai nyanyian dengan judul Tahu Sumedang Aseli  yang  dipopulerkan oleh penjual tahu sumedang.

Tau gak si bagaimana sejarah dari tahu sumedang yang sudah populer di indonesia . Berikut adalah sejarah tahu sumedang yang populer di indonesia

Sejarah Tahu Sumedang yang Populer di Indonesia

Tahu Sumedang adalah merupakan tahu khas daerah Sumedang, Jawa Barat. Khasnya tahu aseli dari sumedang selain dari bentuknya yang berbeda dari tahu kebanyakan, tahu sumedang juga memiliki rasa lain dari pada yang lainya. Rasa tahu sumedang mantap, gurih, dan mak nyus apalagi dengan sambal cocol atau cabe rawit. Tahu Sumedang jika membelinya di Sumedang biasanya tempatnya menggunakan anyaman bambu .

Tahu adalah merupakan makanan yang berasal dari cina yang resepnya dibuat oleh Ong Yoe Kim.

Kata "tahu" berasal dari bahasa Mandarin dòufu (豆腐) dibaca tou-fu atau tāu-hū oleh orang Hokkian. Tahu masuk ke indonesia di bawa oleh imigran Cina hingga orang pribumi menyebutnya dengan kata "Tahu".

Dulu tahu itu hanya makanan yang dimakan orang China saja,sesekali warga di sekitar mencicipi tahu. Biasanya tahu dibuat kalau ada makan bersama sesama orang China. Tahu Sumedang kini telah berusia satu abad. Tahu di Sumedang tersebut mulai dirintis pada tahun 1917 oleh seorang imigran China yang datang ke Sumedang melalui pelabuhan Cirebon. Tahu Bungkeng menjadi awal sejarah tahu Sumedang yang sekarang populer . Cikal bakal nama Tahu Sumedang tersebut bermula dari Ong Kino yang merupakan buyut dari Suryadi imigran cina yang datang ke pulau Jawa melalui pelabuhan Cirebon, di awal tahun 1900-an.

Ong Kino memang yang mengenalkan tahu di Sumedang, namun akan tetapi yang terkenal perintis tahu di sumedang adalah Ong Bungkeng yang tidak lain adalah merupakan anak dari Ong Kino.

Ong Kino sendiri tidak lama berada di Sumedang karena memilih kembali ke negeri Tiongkok sekitar tahun 1917 dan tahu bungkengnya tersebut diwariskan ke anaknya. Setelah Bungkeng  meninggal dunia kemudian tahunya  diteruskan oleh anaknya yaitu Bah Ukim yang kemudian kini dikelola oleh Suryadi, anaknya Bah Ukim.

gambar Keluarga Ong Bungkeng, perintis tahu sumedang
Keluarga Ong Bungkeng, perintis tahu sumedang
Sejarah Asal mula Tahu Sumedang 

Alkisahnya pada jaman dahulu , Seorang pemuda bernama Ong Bungkeng ketika tengah bekerja mengolah tahu dan menjualnya di jalan Sebelas April. Kebetulan Dalem Sumedang Pangeran Soeriaatmadja yang akan pergi ke Situraja melewatinya. Bupati Sumedang yang dikenal dengan Pangeran Mekah ini lewat di depan warung Tahu Ong Bungkeng dengan kereta kuda.

Baca Juga :
Pangeran Soeriaatmadja ini tertarik ada sajian di warung Bungkeng itu dan mampir dulu serta mencicipi goreng Tahu buatan Bungkeng yang terbilang makanan baru saat itu.

 “Ngeunah geuning ieu kadaharan teh, moal burung payu geura. (Lezat dan enaknya makanan ini pasti akan laku keras sekali ),” kata Dalem Sumedang ini.

Hingga ahirnya ungkapan hati Pangeran Sumedang tersebut  menjadi kenyataan dan usaha Tahu Bungkeng makin taun semakin maju dan berkembang pesat . Beberapa pegawai Tahu Bungkeng yang kebanyakan warga sumedang setempat kala itu tertarik juga mengembangkan usaha tahu tersebut . Mereka pun banyak yang mendirikan usaha pabrik tahu.

Kini Tahu Sumedang yang dirintis Bungkeng sejak 1917 menjadi ciri khas ikon Sumedang dan sangat populer di indonesia hingga tercipta Lirik lagu Tahu Sumedang Aseli yang digunakan untuk jualan tahu seperti yang Saya dengar di Dukuh kedawungrejo pekalongan Jawa tengah.