Mendaki Gunung Latimojong Puncak Rante mario 3.478 mdpl

Mendaki Gunung Latimojong Puncak Rante mario 3.478 mdpl. Alhamdulillah pada bulan Mei 2017, admin Indonesia cayo bersama sahabat Familys goes to latimojong telah singgah di puncak Rante mario 3.478 mdpl latimojong kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Gunung latimojong adalah merupakan bagian dari seven summits Indonesia. Gunung ini bertipe tidak aktif dan mempunyai banyak puncak-puncak diantaranya adalah merupakan puncak tertinggi di Sulawesi yaitu puncak Rante mario 3.478 mdpl, kemudian ada puncak Buntu Nenemori 3.397 mdpl, dan juga puncak Buntu Ranetekombala 3.087 mdpl.

Pegunungan latimojong membujur dari Barat ke Timur, dan melintang dari Utara ke Selatan. Untuk menuju gunung latimojong terlebih dulu Kalian harus ke Makasar (Bandara Sultan Hasanuddin bagi kalian yang dari luar sulawesi). Dari Makassar, Kalian dapat meneruskan perjalanan menuju ke Baraka, Kabupaten Enrekang, dari Makassar menuju baraka yang waktu tempuhnya sekitar 7 Jam perjalanan menuju pasar baraka dan bisa singgah di bascamp pendakian KPA Lembayung.
Puncak Rante mario 3.478 mdpl
Puncak Rante mario 3.478 mdpl
Dari lokasi tersebut perjalanan akan dilanjutkan menggunakan mobil Jeep Hard top. Mobil Jeep Hard top tersebut adalah transportasi utama Penduduk di kaki pegunungan latimojong untuk menjual segala hasil bumi, seperti kopi, bawang, kentang, salak, dll ketika berlangsung Hari Pasar Baraka yaitu pada hari Senin dan Kamis.
gambar jeep pasar baraka
Berpose di atas Jeep
Dari pasar Baraka, Jeep aka membawa Kalian menuju Desa terahir Latimojong yaitu dusun karangan, sebuah dusun terakhir sebelum Pendakian ke Pegunungan Latimojong.  Jalur yang dilewati cukup menantang dengan jalan menanjak melewati medan jalan batu dan kadang jalan pengerasan, sepanjang jalan menuju desa karangan kalian akan melewati dusun kecil bernama karuaja dan bulukumba, sepanjang jalan tersebut kita akan melihat dusun-dusun diatas perbukitan dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan hingga memasuki Dusun Karangan.

Dusun Karangan sangat asri dengan pemandangan rumah panggung warganya yang berfungsi selain sebagai rumah tinggal, juga menjadi tempat menyimpan hasil pertaniannya. Di dusun ini para penduduknya amat ramah yang kalau Saya lihat Mayoritas memeluk agama Muslim terlihat dengan adanya satu Masjid di dusun tersebut.

Jalur pendakian gunung Latimojng (Puncak Rante Mario) Via Pasar Baraka dusun Karangan

Menuju Pos 1  (Buntu Kaciling)
Jalur pendakian  ke puncak rantemario berupa jalan setapak dan terlihat cukup jelas arahnya. Namun para pendaki harus hati - hati dan waspada, sebab  pendaki sering terkecoh dengan jalur ladang penduduk  yang di awal pendakian yaitu tepatnya di  jembatan pertama . Jembatan kayu tersebut kurang lebih berjarak 250 m dari pos desa Karangan.

Saya dan rombongan waktu itu juga  sempat terkecoh  dan nyasar hingga menghabiskan waktu  untuk turun kembali sekitar 1,5 jam. Beruntung sebelum masuk hutan rombongan Kami bertemu salah seorang penduduk yang mengatakan bahwa jalur Kami salah .
gambar jembatan menuju pos 1 latimojong
Menuju Pos 1 (Buntu Kaciling)

Jalur pendakian  yang benar adalah belok ke kanan, bukan lurus melewati jembatan kayu tersebut .  

Sebagai catatan Jalur yang lurus ( yang melewati jembatan) adalah jalur penduduk untuk menuju ke ladang, nah sedangkan jalur yang berbelok ke kanan adalah jalur pendakian menuju pos 1. Pendaki sering terkecoh di sini karena Jalur yang tidak melewati jembatan ini lebih sempit dan memang tidak terlalu mirip dengan jalur pendakian namun itu adalah jalur  menuju pos 1 yang benar

Di jalur tersebut kita  berjalan menyusuri kebun-kebun kopi milik para penduduk, medannya terjal berbukit-bukit dan tanahnya becek hingga sampai pos 1 yang terletak diatas  hamparan bukit yang indah. Butuh waktu sekitar Butuh waktu 1,5 jam

Menuju Pos 2 ( Gua Sarung Pakpak ) 
Perjalanan dari Pos 1 jalur yang akan dilewati berupa tanjakan  terjal hingga setelah  hampir mendekati pos 2, jalurnya berganti menjadi tanjakan dan kemudian turunan. Jalurnya berupa lereng dan  jurang disebelah kiri , jadi perlu ekstra ke waspadaan karena jalurnya tanah sempit, banyak akar melintang yang jarang ditemui di gunung-gunung lain. Apabila hujan, kondisinya makin parah sebab licin. Apabila jalur sudah menurun dan terdengar suara aliran sungai, maka itu artinya pos 2 tidak  jauh lagi.
gambar Menuju Pos 2 ( Gua Sarung Pakpak ) latimoojong
Menuju Pos 2 ( Gua Sarung Pakpak )
Di pos 2 terdapat  tebing batu yang mirip seperti goa. Di pos 2 ini aliran sungai sangat deras dan ada air terjunya yang indah. Di pos 2 ini tempatnya sangat nyaman, namun disarankan jangan berlama - lama dan terlena dengan tempat ini karena perjalanan masih sangat jauh . Pos 1 ke pos 2 sekitar 2,5 jam

Menuju Pos 3  (Lantang Nase)
Dari pos 2 menuju pos 3 dibutuhkan waktu satu jam. Jalurnya 100 persen berupa tanjakan terjal dengan kemiringan lebih dari 60 derajat dan dibeberapa titiknya mirip dengan tanjakan rante di gunung gede bedanya di sini 100 persen tanah licin.

Di pos 3 ini  sering disebut sebagai tanjakan terberat pendakian gunung latimojong. Untuk memudahkan melewati jalur ini kadang perlu tali. Dibeberapa titik ditanjakan ini ada juluran rotan cukup panjang dan sangat membantu pendaki untuk menaiki tanjakan tersebut.
gambar Menuju Pos 3  (Lantang Nase) latimojong
Menuju Pos 3 (Lantang Nase) 
Meskipun treknya sangat terjal, jalur dari pos 2 menuju pos 3 ini katanya banyak ditumbuhi jenis bunga anggrek hutan. Apabila tanjakan sudah tidak terlalu terjal banget berarti sudah hampir sampai di pos 3. Keadaan Pos 3 tanah datar dan masih bisa menerima sinyal namun hansa Telkomsel.

Menuju Pos 4  (Buntu Lebu)
Jalur ini tidak seekstrem sebelumnya, kemiringan tanah yang dilewati antara 60-70 derajat. Dari pos 3 butuh waktu 1.5 jam untuk dapat mencapai pos 4. Pos 4 berupa tanah datar dan tidka terdapat sumber air .

Menuju Pos 5 /Camp mendirikan tenda (Soloh Tama)
Pos 5 ini tempat yang cocok untuk mendirikan tenda. Terdapar areal yang cukup luas dapat menampung  banyak  tenda. Di pos 5 juga ada sumber mata air yang dapat ditempuh dengan menuruni lereng terjal sejauh kurang lebih 200 meter.

Menuju ke Pos 6 

gambar Menuju ke Pos 6 latimojong
hutan lumut
Dari pos 5 menuju ke pos 6 jalurnya  masih tanjakan terjal, mirip-mirip dari pos 2 ke pos 3, banyak akar-akar pohon yang dapat digunakan sebagai pegangan. Jarak tempuh dari pos 5 menuju pos 6 sekitar 1 jam. Sebaiknya camp di pos 5 sehingga tidak perlu membawa carrier untuk perjalanan berikutnya.

Menuju Pos 7  (Kolong Buntu)
gambar Menuju Pos 7  (Kolong Buntu) latimojong
Menuju Pos 7 (Kolong Buntu)
Perjalanan dari pos 6 ke pos 7 dapat ditempuh selama 1,5 jam berupa tanjakan tetapi tidak terlalu terjal dan kita dibawa menembus lantai hutan. Pohon cantigi mulai mendominasi pandangan mata di kanan-kiri jalur. Pos 7 tempatnya tidak terlalu luas.

Turun sedikit ke arah kiri dari pos 7 ada sungai yang sangat jernih sebagai mata air. Di bawah kolam ada air terjun, didasarnya ada kolam lagi yang cukup dalam dan bisa dipakai buat berenang. Tapi airnya sangat dingin. Semakin mendekati pos 7 vegetasi semakin terbuka dan sinar matahari mulai bisa dirasakan.

Baca juga [ jalur Pendakian Gunung Soputan Sulawesi Utara ]

Menuju Puncak Rantemario 
gambar Menuju Puncak Rantemario
Menuju Puncak Rantemario
Selepas dari pos 7 akan langsung di hadapi dengan tanjakan sangat terjal namun selepas itu Kita akan berjalan di areal terbuka dengan rerumputan mirip dengan padang savana, kemudian akan melewati telaga - telaga kecil berkepanjangan, namun telaga tersebut mengering. Di pinggir telaga akan bertemu pertigaan yaitu jalur ke puncak rantemario dan juga puncak nenemori.

Kalau kita berbelok ke sebelah kanan berarti kita menuju ke puncak nenemori, sedangkan untuk menuju ke arah puncak rantai mario kalian ambil belokan yang sebelah kiri . Dari telaga ini bisa dibilang jalur sudah landai karena tanjakannya sudah tidak terlalu terjal dan suasana puncakpun sudah begitu terasa .
gambar Menuju Puncak Rantemario
Puncak Rante Mario 3.478 mdpl

Dari telaga ke puncak rante mario membutuhkan waktu sekitar 45 menit melawati jalan berbatu dan sesekali melewati areal yang ditumbuhi pohon cantigi. Puncak rante mario di tandai dengan tugu setinggi satu meter sebagai ciri khas puncak Latimojong. Demikian semoga bermanfaat.

1 comments

Gunung Latimojong sama Rantemario itu tidak sama dengan Gunung Binaiya dan Semeru....

1. Silahkan berkomentar sesuai topik artikel
2. Komentar SPAM dengan link url ( mati / hidup ) tidak akan di publish
3. Terimakasih atas kunjunganya
EmoticonEmoticon