Juli 07, 2017

Catatan Latihan Fisik Pendaki Profesional

Catatan Latihan Fisik Pendaki Profesional . Masih ingat dengan dua pendaki gunung Wanita Indonesia pertama yang berhasil menggapai puncak Gunung Denali Alaska. Selain gunung denali alaska, tercatat Sudah enam gunung yang berhasil dicapai oleh dua srikandi indonesia dari tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala-Unpar (WISSEMU). Kini hanya tersisa satu gunung yang harus dicapai, yakni Gunung Everest di Nepal untuk menggenapi torehan Seven Summits Dunia.

Perjalanan Tim WISSEMU menuju gunung-gunung tertinggi di dunia tersebut tidaklah mudah, karena dibutuhkan kondisi fisik dan juga mental yang matang. Lalu bagaimana Mereka melakukanya.? .Yang pastinya sebelum mendaki gunung, Mereka telah mempersiapkan berbagai catatan menu latihan. Penasaran apa saja latihan fisik sebelum mendaki gunung. Ini dia catatan Latihan Fisik Pendaki Profesional  

Catatan Latihan Fisik Pendaki Profesional

Catatan persiapan perjalanan dua srikandi Indonesia sebelum menggapai puncak Denali Alaska

Fransiska Dimitri Inkiriwang (23) dan Mathilda Dwi Lestari (23) baru saja berhasil menjadi Dua wanita indonesia pertama yang berhasil menggapai puncak Gunung Denali (6.190 mdpl), Alaska, dalam perjalanan yang bertajuk BRI WISSEMU REACHING DENALI SUMMIT. Taukah Kalaian bahwa keberhasilan dua srikandi Indonesia menggapai puncak Denali tidaklah mudah. Mereka harus melawi serangkaiaan latihan yang berat. Berikut adalah catatan persiapan perjalanan dua srikandi Indonesia menggapai puncak Denali AS.

Mempersiapakan rencana perjalanan, fisik, dan juga mental agar dapat berhasil mengibarkan bendera Indonesia di puncak Gunung Denali. 

Berbagai menu latihan fisik pun dipersiapkan oleh pendaki dengan bantuan tim pendukung dan referensi-referensi dari luar negeri. Tim WISSEMU melakukan latihan fisik enam hari dalam seminggu, yang terdiri dari latihan beban, lari jauh, lari trek, climbing, bouldering, yoga, dan juga berenang. Semua porsi latihan tersebut dibuat sesuai dengan kebutuhan tim di lapangan.

Persiapan fisik untuk mendaki Gunung Denali tersebut sedikit berbeda dengan gunung-gunung sebelumnya, dikarenakan dalam mendaki gunung denali tim WISSEMU harus membawa sendiri seluruh bebannya dengan jalur yang cukup panjang bersalju dan melelahkan dari basecamp hingga camp akhir, maka dari itu tim WISSEMU harus terbiasa dengan beban menggunakan sled.

Tim WISSEMU dilatih membawa beban yaitu menarik ban mobil bekas seberat 18 kilogram, selama 8 jam per hari, dan dilakukan selama 3 hari secara berturut-turut. Latihan beban tersebut dilakukan di sepanjang jalur Pasar Lembang, Bandung hingga ke Tangkuban Perahu pada tanggal 6-8 Mei lalu. Tim memulai latihan pada pukul 8 pagi hingga pukul 6 sore hari. Porsi latihan ini dilakukan selama 3 hari berturut-turut guna untuk melatih tubuh agar  dapat melakukan pemulihan dengan cepat dan agar dapat tetap melakukan aktivitas yang berat keesokan harinya.

gambar latihan beban mendaki gunung

Latihan menarik ban ini dilakukan di medan beraspal. Gaya gesek antara ban dengan aspal tentunya membuat beban yang dibawa oleh tim WISSEMU semakin berat. Latihan ini diharapkan akan meningkatkan daya tahan dan mental dari dua srikandi tim WISSEMU ini saat berada di medan sebenarnya.

Latihan rutin lainnya adalah latihan beban ke Puncak Punclut, Ciumbuleuit Bandung yang dilakukan dengan target beban 25 kilogram dengan waktu 90 menit. Selain itu bentuk latihan beban lainnya adalah naik turun tangga 10 rit di gedung kampus yang memiliki 9 lantai dengan membawa beban 25-30 kilogram dengan waktu kurang dari 60 menit.

Untuk mengasah  mental, latihan beban juga dilakukan di Gunung Ciremai dan Gunung Burangrang. Mereka membawa beban 25 kilogram dengan target 11 jam menuju puncak Gunung Ciremai.
Latihan di Gunung Burangrang dilakukan saat masa tapering atau sebulan sebelum keberangkatan dimana intensitas latihan sudah mulai dikurangi guna menjaga otot-otot agar tidak cidera.

Mereka latihan ringan dengan membawa beban 15 kilogram dengan target 90 menit mencapai puncak
selain latihan beban adalah latihan lari jarak jauh 10 kilometer . Selain itu tim  juga berlatih bouldering dan climbing untuk teknik  juga mental. Latihan yoga dan berenang dilakukan untuk melatih pernafasan dan untuk menjaga kebugaran.

Sebagai catatan bahwa Gunung Denali yang baru saja di gapai oleh tim WISSEMU adalah merupakan gunung keenam yang telah didaki oleh tim WISSEMU dalam misi Seven Summits Dunia. Sebelumnya Tim WISSEMU telah berhasil menggapai puncak Gunung Carstensz Pyramid (4.884 mdpl) yang mewakili Lempeng Australasia pada 13 Agustus 2014, Gunung Elbrus (5.642 mdpl) yang mewakili Lempeng Eropa pada 15 Mei 2015, Gunung Kilimanjaro (5.895 mdpl) yang mewakili Lempeng Afrika pada 24 Mei 2015, Gunung Aconcagua (6.962 mdpl) yang mewakili Benua Amerika Selatan pada 31 Januari 2016, dan Gunung Vinson Massif (4.892 mdpl) yang mewakili Lempeng Antartika pada 5 Januari 2017.

Mari Kita dukung dan doakan agar Tim WISSEMU berhasil menggapai puncak Gunung Everest di Nepal agar lengkap misi Seven Summits Mereka. Demikian semoga bermanfaat. Source nationalgeographic.

Terimakasih telah membaca artikel Catatan Latihan Fisik Pendaki Profesional . Semoga bermanfaat | Ayo Share dan sebarkan.