Bangga dengan 9 Pasukan Khusus Milik Indonesia

Sembilan Pasukan Khusus Milik Indonesia. Pasukan khusus biasanya terdiri dari kelompok kecil yang sangat terlatih, dan dipersenjatai dengan senjata khusus.

Proses seleksi masuk menjadi pasukan khusus sangat sulit, jadi pasukan Khusus adalah Mereka - meraka yang terpilih dan terbaik di setiap kesatuanya. Berikut 9 Pasukan Khusus Indonesia yang terlatih sangat di takuti dan di segani.

9 Pasukan Khusus Milik Indonesia 

1. Pasukan Brimob
gambar Pasukan Brimob
Pasukan Brimob
Brimob termasuk satuan elit (pasukan khusus) dalam jajaran kesatuan POLRI. Brimob tergolong sebagai sebuah unit paramiliter. Prajurit Pelopor Brimob memiliki tugas pokok untuk melakukan tugas-tugas operasional bersifat Paramiliter guna untuk mengatasi gangguan Kamtibmas berkadar tinggi. Korps Brimob juga dikenal sebagai Korps Baret Biru Tua

Brimob pernah terlibat dalam beberapa peristiwa penting seperti Konfrontasi dengan Malaysia tahun 1963 dan aneksasi Timor Timur tahun 1975. Brimob sampai sekarang ini kira-kira berkekuatan 30.000 personel, ditempatkan di bawah kewenangan Kepolisian Daerah masing-masing provinsi.

2. Pasukan Detasemen Khusus 88 ( Densus 88 )

gambar Pasukan Densus 88
Densus 88
Pasukan Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan terorisme di Indonesia. Pasukan khusus ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom. Beberapa anggota juga merupakan anggota tim Gegana. Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiterorisme yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan.

Beberapa Operasi Pasukan Densus 88  diantaranya 

  • 9 November 2005 - Detasemen 88 Mabes Polri menyerbu kediaman buronan teroris Dr. Azahari di Kota Batu, Jawa Timur yang menyebabkan tewasnya buronan nomor satu di Indonesia dan Malaysia tersebut.
  • 2 Januari 2007 - Detasemen 88 terlibat dalam operasi penangkapan 19 dari 29 orang warga Poso yang masuk dalam daftar pencarian orang di Kecamatan Poso Kota. Tembak-menembak antara polisi dan warga pada peristiwa tersebut menewaskan seorang polisi dan sembilan warga sipil.
  • Juni 2007 - Yusron Mahmudi alias Abu Dujana, tersangka jaringan teroris kelompok Al Jamaah Al Islamiyah, ditangkap di desa Kebarongan, Kemranjen, Banyumas, Jateng
  • 8 Agustus 2009 - Menggerebek sebuah rumah di Jati Asih, Bekasi dan menewaskan 2 tersangka teroris
  • 7 - 8 Agustus 2009 - Mengepung dan akhirnya menewaskan tersangka teroris Ibrahim alias Baim di Desa Beji daerah Kedu, Temanggung.
  • 16 September 2009 - Menangkap dua tersangka teroris yakni Rahmat Puji Prabowo alias Bejo dan Supono alias Kedu di Pasar Gading, Solo, sekitar lima jam sebelum penangkapan di Kepuhsari, Mojosongo.
  • 17 September 2009 - Pengepungan teroris di Kampung Kepuhsari Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres Solo dan menewaskan 4 tersangka teroris di antaranya adalah Noordin Mohammed Top, Bagus Budi Pranowo alias Urwah, Hadi Susilo, Aryo Sudarso alias Aji dan isteri Hadi Susilo, Munawaroh, yang berada di dalam rumah akhirnya selamat tapi terkena tembakan di bagian kaki.
3. Pasukan Tontaipur AD (Peleton Intai Tempur)

gambar Pasukan Tontaipur AD
Tontaipur AD
Pasukan Tontaipur Peleton Intai Tempur adalah pasukan berkualifikasi khusus Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat. Pembinaan satuan berada di Batalyon Intelijen Kostrad dan dalam pengoperasian dibawah kendali Panglima Kostrad yang berkemampuan tri matra. Anggotanya direkrut dari satuan-satuan Kostrad. Prajurit Taipur memiliki kemampuan khusus dalam melaksanakan tugas operasi. Tugas operasinya di berbagai bentuk medan baik di rawa, laut, hutan, gunung, dan juga perkotaan.


4. Pasukan Phaskhas TNI AU

gambar Pasukan Phaskhas TNI AU
Phaskhas TNI AU
Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (disingkat KorpaskhasAu, Paskhas atau sebutan lainnya Pasukan Baret Jingga), merupakan pasukan (khusus) yang dimiliki TNI Angkatan Udara. Paskhas merupakan satuan tempur darat berkemampuan tiga matra, yaitu udara, laut, darat. Setiap prajurit

Paskhas diharuskan minimal memiliki kualifikasi para komando (Parako) untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional, kemudian ditambahkan kemampuan khusus kematra udaraan sesuai dengan spesialisasinya. Trasformasi Korpaskhas adalah dengan mengembangkan tugas yang menyatu dengan tugas pokok Angkatan Udara,Yaitu MENJAGA KEDAULATAN DAN HUKUM DI UDARA.

Selain mengabdikan dirinya dalam tugas-tugas operasi militer, prajurit paskhas juga ikut berpartisipasi dalam misi kemanusiaan seperti operasi Tinombala dan Tampomas penanggulangan bencana alam, Tentara Masuk Desa dan karya bakti TNI lainnya.

5. Pasukan Kopaska TNI AL

gambar Pasukan Kopaska TNI AL
Kopaska TNI AL
Komando Pasukan Katak atau lebih dikenal dengan sebutan Kopaska didirikan 31 Maret 1962 oleh Presiden Sukarno untuk mendukung kampanye militer di Irian Jaya. Saat ini Kopaska terbagi menjadi 2 Komando, Satuan Pasukan Katak Armatim di Surabaya dan Satuan Pasukan Katak Armabar di Pondok Dayung, Jakarta Utara. Tugas utama Pasukan Katak adalah menyerbu kapal dan pangkalan musuh, menghancurkan instalasi bawah air, penyiapan perebutan pantai dan operasi pendaratan kekuatan amfibi.

6. Pasukan Kopassus TNI AD
gambar Pasukan Kopassus TNI AD
Kopassus TNI AD
Komando Pasukan Khusus yang disingkat menjadi Kopassus adalah bagian dari Komando Utama (KOTAMA) tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat, Indonesia. Kopassus memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror.

Tugas Kopasus Operasi Militer Perang (OMP) diantaranya Direct Action serangan langsung untuk menghancurkan logistik musuh, Combat SAR, Anti Teror, Advance Combat Intelligence (Operasi Inteligen Khusus).

Selain itu, Tugas Kopasus Operasi Militer Selain Perang (OMSP) diantaranya Humanitarian Asistensi (bantuan kemanusiaan), AIRSO (operasi anti insurjensi, separatisme dan pemberontakan), perbantuan terhadap kepolisian /pemerintah, SAR Khusus serta Pengamanan VVIP.

Prajurit Kopassus dapat mudah dikenali dengan baret merah yang disandangnya, sehingga pasukan ini sering disebut sebagai pasukan baret merah.

7. Pasukan Sat 81 Kopassus

gambar Pasukan Sat 81 Kopassus
Sat 81 Kopassus
Satuan 81 atau dulunya lebih dikenal sebagai Pasukan Sat 81/Gultor adalah satuan di Kopassus yang setingkat dengan Grup dan merupakan Prajurit terbaik dari seluruh Prajurit TNI, bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur.

Perlu diketahui bahwa beberapa tahun belakang ini istilah "gultor" dihilangkan dari satuan ini, bukan tanpa sebab melainkan karena kualifikasi yang dimiliki lebih dari penanggulangan teror.

8. Pasukan Indonesian Customs / Customs Tactical Unit ( CTU )

gambar pasukan Customs Tactical Unit ( CTU )
CTU
Pasukan customs ini adalah satu unit pasukan khusus direkrot dari polri untuk bertugas dibawa jenderal bea dan cukai, untuk mengawasi dan menindak para pelaku penyeludup yg masuk di indonesia secara illegal, termasuk memerangi peredaran narkoba internasional yang berusaha melewati bandara udara bea dan cukai maupun pelabuhan,

Pasukan customs dilengkapi juga dengan senjata serta memakai rompi hitam bertuliskan cutoms. Para anggota CTU ini memiliki kemampuan akademis bagus dan fisikya yang di atas rata-rata. Tidak sembarang orang dari bea cukai bisa masuk dalam unit CTU ini.

9. Pasukan Satpol PP 
gambar Pasukan Satpol PP
Satpol PP 
Satuan Polisi Pamong Praja, atau disingkat Satpol PP, adalah perangkat Pemerintah Daerah dalam memelihara ketentraman dan ketertiban umum serta menegakkan Peraturan Daerah. Organisasi dan tata kerja Satuan Polisi Pamong Praja ditetapkan dengan Peraturan Daerah. Satpol PP dapat berkedudukan di Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota. Demikian semoga menambah wawasan pembaca.

Terimakasih telah membaca artikel Bangga dengan 9 Pasukan Khusus Milik Indonesia . Silahkan boleh di Share.
ads