Ini Besaran Gaji Pegawai Ditjen Pajak

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan, PNS Kementerian Keuangan adalah merupakan pegawai Pemerintah dengan gaji yang paling tinggi dibandingkan dengan instansi Pemerintah lainnya.

Seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2015, Jakarta, Rabu (18/4/2018).

Aturan tersebut tentang Perubahan Ketujuh Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.
Ini Besaran Gaji Pegawai Ditjen Pajak
Gaji Pegawai Ditjen Pajak
Gaji Pegawai Ditjen Pajak

Berdasarkan aturan tersebut, gaji pokok untuk pegawai dengan level paling bawah yakni golongan Ia dengan masa kerja 0 tahun adalah gajinya sebesar Rp 1.486.500 per bulan.

Sedangkan untuk level paling tinggi yakni golongan IVe dengan masa kerja 32 tahun, gaji pokoknya adalah sebesar Rp 5.620.300.

Pendapatan gaji PNS Kementerian Keuangan masih ditambah dengan tunjangan - tunjangan kinerja, yaitu khususnya bagi para pegawai di Ditjen Pajak. Aturan tersebut tertuangan dalam Perpres 37 Tahun 2015, tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Ditjen Pajak.

Tunjangan kinerja untuk PNS pajak tersebut diatur mulai dari jabatan yang paling rendah hingga sampai pada jabatan yang tertinggi. Untuk yang terendah saja Pegawai Negeri di Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) dengan jabatan pelaksana bisa mendapat gaji sebesar Rp 5.361.800 per bulan.

Sedangkan untuk jabatan tertinggi yakni peringkat jabatan 27 dengan jabatan Pejabat setingkat Struktural Eselon I, maka nilai gajinya bisa mencapai  Rp 117.375.000 per bulan.

Dengan perhitungan tersebut, maka besaran gaji dari gaji pokok dan juga tunjangan kinerja pegawai Ditjen Pajak, terendah adalah sebesar Rp 6.848.300 per bulan dan yang tertinggi gajinya bisa mencapai Rp 122.955.300 per bulan.

Namun dari besarnya gaji yang telah di terima pegawai negeri sipil Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan, PNS Kementerian, masih saja ada Oknum pegawai pajak nakal yang suka mencari untung. Source detik.com