Pesona Wisata Bahari dan Budaya di Pulau Selayar Sulsel

Pesona Wisata Budaya Pulau Selayar Sulawesi Selatan. Pulau Selayar adalah merupakan pulau kecil yang terletak di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan. Ibu kota dari Kabupaten Selayar adalah Kota Benteng.

Kabupaten selayar ini adalah merupakan kabupaten kepulauan dengan mencangkup 95 % daerahnya yaitu adalah perairan, dan 5 persenya lagi terdiri dari pulau - pulau yang sebagianya sudah berpenghuni.
Pesona Pulau Selayar
Pesona Pulau Selayar 
Lama perjalanan untuk menuju Pulau Selayar memerlukan waktu sekitar 10 jam dari kota Makasar. Dimana dari kota Makasar, harus melakukan perjalanan terlebih dulu ke Pelabuhan Tanjung Bira dengan waktu tempuh kira - kira kurang lebih selama 6 jam.

Sepanjang perjalanan, kalian akan menemui pemandangan petani garam yang sedang melakukan aktifitas mengolah air laut menjadi garam. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan naik kapal ferry selama 4 - 5 jam untuk menuju ke Pelabuhan Pamatata.

Di Pulau Selayar terdapat juga beberapa benda bersejarah yang unik, seperti jangkar raksasa yang terdapat di Pantai Padang. Jangkar raksasa ini adalah merupakan jangkar kapal besar milik saudagar kaya bernama Gowa Liong Hui asal Cina yang pernah singgah ke pulau ini dahulu kala.

Benda bersejarah yang lainnya adalah Nekara yang konon katanya berasal dari zaman perunggu. Nekara yang berbentuk seperti gong dengan terdapat gambar hewan seperti, gajah, bintang, ikan, katak, burung merak, bangau, dan ada juga gambar pohon kelapa.

Di Pulau selayar Kalian dapat juga melihat bagaimana kebudayaan dan kehidupan masyarakat setempat yang unik dan eksentrik.

Di perkampungan nelayan kalian dapat melihat berbagai aktivitas nelayan mulai dari persiapan melaut, melihat perlengkapan untuk menangkap ikan dan sampai melihat bagaimana cara mengolah ikan hasil tangkapan melaut nelayan setempat.

Hal yang unik lainnya di pulau ini adalah perkampungan Toa Bitombang yang merupakan kampung tertua di pulau ini. Keunikan dari perkampungan ini adalah rumah-rumahnya beratapkan bambu dengan penopang kayu tinggi dibawahnya, sehingga terlihat rumahnya berada di atas permukaan tanah dengan jarak yang cukup tinggi.

Pesona topografi desa yang berbukit - bukit juga menciptakan kesan keunikan tersendiri dari penopang ruamh. Seperti halnya rumah yang berada pada dataran yang tidak rata, maka dibuat tiang penopang dengan tinggi 2-3 meter pada bagian depan dan tiang penopang dengan tinggi 13-15 meter pada bagian belakang yang menjadikan rumah tersebut  terlihat unik.

Tiang-tiang rumah tersebut menggunakan kayu bitti atau holasa yang memiliki kualitas yang baik. Inilah alasan mengapa rumah-rumah di perkampungan ini tetap kokoh walau telah berusia ratusan tahun.

Keunikan lain dari desa ini adalah penduduknya yang sebagian besar sudah berusia lanjut, dengan usia diatas 90 tahun tetapi mereka masih dapat melakukan aktivitas kerja produktif seperti beternak dan juga berkebun. Suasana kedesaan sangat terasa ditempat ini mulai dari pemandangan aktivitas penduduk, rumah-rumah, perkebunan juga hewan-hewan ternak milik penduduk.
Taman Nasional Takabonerate Pulau Selayar
Taman Nasional Takabonerate
Pulau Selayar memiliki pantai-pantai dengan pasir putih yang sangat halus. Kalian dapat mengunjungi wisata Pantai Pamatata, Pantai Tanaera, Pantai Lansangireng, Pantai Taloiya, Pantai Pabadilang, Pantai Rampang-Rampangan, atau Pantai Labuang Nipaiya.

Beberapa pantai memiliki barisan karang tepi (fringing reef) sejauh ratusan meter yang merupakan pesona keunikan tersendiri dari pantai di Pulau Selayar. Kerenya lagi tepian karang baru dapat terlihat apabila laut sedang surut.Taman Nasional Takabonerate

Pesona keindahan panorama bawah laut Pulau Selayar juga menyajikan pemandangan yang eksotis yang ada di Taman Nasional Takabonerate. Pada alam bawah laut Takabonerate memiliki karang atol dengan luas 220.000 hektar dan merupakan karang atol terbesar di Asia Tenggara dan juga merupakan terbesar ketiga di dunia.

Biota bawah lautnya juga sangat cantik dengan beraneka ragam ikan, siput laut, penyu, karang berwarna-warni dan biota laut lainnya. Maka tidak heran jika Pulau Selayar menjadi salah satu buruan untuk menyelam (diving) atau snorkling.