Sejarah Mengerikan Erupsi Gunung Tambora, Sumbawa, Indonesia

Tercatat dalam sejarah umat manusia yang mengerikan, tahun 1815, Gunung Tambora, Sumbawa, Indonesia menguncang dunia dengan letusan dahsyatnya.
gambar Letusan Gunung Tambora
Letusan Gunung Tambora
Erupsi Tambora setidaknya telah memuntahkan abu dan juga batuan - batuan piroklastik hingga ratusan kilometer kubik. Bisa di bayangkan betapa spektakuler erupsi Tambora, karena telah memangkas tinggi gunung tersebut menjadi 2.851 MDPL, yang awalnya sekitar 4.000 MDPL.

Dari 12.000-an warga yang mendiami pinggang Gunung Tambora, nyaris seluruhnya binasa dalam sehari pada letusan pertama Tambora yang terhempas abu vulkanik dan aliran piroklastik.
gambar Gunung Tambora, Sumbawa, Indonesia
Gunung Tambora, Sumbawa, Indonesia 
Tak hanya itu, pasca letusan tambora, juga menyisakan tragedi mengerikan yang pernah dialami umat manusia saat itu, diantaranya kelaparan yang disebabkan gagal panen dan juga merajalelanya wabah penyakit. Korban untuk Pulau Sumbawa dan Lombok saja sekitar 92.000-an orang. Mereka tewas karena berbagai penyakit dan kekurangan pangan

Di Jawa saja, tercatat 125,000-an orang meninggal karena wabah penyakit, yang jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan korban saat tragedi letusan langsung Tambora.

Efek  Letusan Tambora ternyata lebih mematikan, tidak hanya di indonesia. Tahun 1817, cuaca buruk yang tidak menentu dan juga hujan yang tiada henti menyebabkan wabah Kolera di India, hingga membunuh 10 Juta penduduknya.

Letusan dasyat Gunung Tambora juga telah menghancurkan peradaban yang ada di sekitar gunung. Menurut para ahli sejarah dan juga arkeologi, terdapat setidaknya tiga kerajaan lokal yang hilang akibat dampak letusan Tambora tahun 1815, yaitu kerajaan Sanggar, Tambora dan juga kerajaan Pekat. Source nationalgeographic.com

Terimakasih telah membaca artikel Sejarah Mengerikan Erupsi Gunung Tambora, Sumbawa, Indonesia . Silahkan boleh di Share.