Mari Kita Stop Hoax dan Cek Fakta Sebenarnya

Jika sebelumnya ada web turnbackhoax.id dan juga stophoax.id untuk cek fakta kabar berita Hoax, sekarang Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menampilkan konten "cek fakta" di web portal resminya (kominfo.go.id) untuk mencegah peredaran kabar berita hoax di masa kampanye Pilpres 2019.
Stop Hoax dan Cek Fakta Sebenarnya
Stop Hoax dan Cek Fakta Sebenarnya 
Konten Cek Fakta tersebut menjelaskan tentang informasi yang sebenarnya di balik kabar berita hoax yang sedang beredar di masyarakat.

“Jadi nantinya dalam halaman tersebut akan menampilkan fakta sebenarnya ke publik yang nantinya diharapkan masyarakat bisa lebih cerdas dalam memilah berita yang benar”, menurut  Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengatakan seperti di kutip dari halaman suara.com Rabu (26/9/2018).

“Nantinya konten cek fakta akan diunggah seminggu sekali dan seiring dengan berjalannya waktu, konten Cek Fakta tersebut nantinya akan ditampilkan lebih sering. Untuk pelaksanannya sendiri bakal dibantu mesin AIS milik Kominfo," Rudiantara menjelaskan .

Dengan demikian kehadiran konten cek fakta tersebut akan menjadi alternatif untuk memerangi berita hoax jelang pemilu 2019. Melalui portal resmi Kominfo diharapkan masyarakat jadi lebih mudah mencari informasi yang sebenarnya," tambahnya.

Aduan Konten Negatif

Di website resmi Kominfo juga terdapat halaman khusus tentang Aduan Konten, yaitu fasilitas pengaduan konten negatif baik berupa situs/website, URL, akun media sosial, aplikasi mobile, dan software yang memenuhi kriteria sebagai Informasi /atau Dokumen Elektronik bermuatan negatif sesuai peraturan perundang-undangan.

Melaui halaman Aduan Konten ( https://aduankonten.id/ ) Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan konten negatif dengan cara mendaftarkan diri, mengunggah tautan (link) serta screenshot situs atau konten yang dilaporkan disertai alasan, dan memantau proses penanganan yang dilakuan oleh Tim Aduan Konten.

Saat ini Kominfo memiliki tim yang terdiri dari 70 personel yang bertugas mengendalikan konten negatif di internet.

Mari sebagai warga negara yang baik sudah semestinya Kita berpartisipasi aktif untuk bersama – sama Pemerintah membantu membasmi konten-konten negatif agar menjadikan internet lebih aman, nyaman, dan juga bermanfaat.

Peraturan Perundangan tentang penyebaran kabar bohong ( Hoax ) dan acaman Pidananya 

Bagi Warga Negara Indonesia yang dengan sengaja mengirimkan kabar atau berita bohong alias hoax, atau bahkan hanya sekadar iseng mendistribusikanya, harap berhati-hati, karena ancamannya tidaklah main-main dan bahkan bisa terkena pidana penjara selama enam tahun dan denda Rp 1 miliar rupiah.

Ujaran kebencian atau istilahnya hate speech ini bisa berupa atau dalam bentuk orasi, kampanye, spanduk, jejaring media sosial, penyampaian pendapat di muka umum, ceramah keagamaan, media massa cetak maupun elektronik, sampai pamflet.

Hoax itu ada dua hal. Yang Pertama, berita bohong punya nilai subyek obyek yang dirugikan. Kedua, melanggar Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukkan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)"

Berikut lebih lanjut tentang peraturan Perundang-undangan yang mengatur tentang penyebaran kabar bohong ( Hoax ).

UU HOAX 

Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008
Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik 

Pasal 28

Ayat (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.

Ayat (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Lebih lengkap tentang Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik silahkan Download di link di bawah ini ( Silahkan copy-paste ke Browser Anda )

https://www.anri.go.id/assets/download/97UU-Nomor-11-Tahun-2008-Tentang-Informasi-dan-Transaksi-Elektronik.pdf 

Mari Kita Stop Hoax dan Cek Fakta Sebenarnya sebelum Kita share kabar berita yang berbau provokatif. Source kominfo.go.id

1. Silahkan berkomentar sesuai topik artikel
2. Komentar SPAM dengan link url ( mati / hidup ) tidak akan di publish
3. Terimakasih atas kunjunganya
EmoticonEmoticon