Sejarah Perjuangan Pers Indonesia ada di Museum Penerangan [ Muspen ]

Memori dan kenangan tentang sejarah perjuangan Pers di Indonesia untuk mencari kebenaran berita masih tersimpan apik di sebuah museum bernama Muspen ( Museum Penerangan ) yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Seperti Kita ketahui bersama bahwa dalam sejarahnya Pers di Indonesia telah melewati beberapa fase hingga dapat merasakan kebebasannya seperti sekarang ini.

Museum Penerangan Muspen TMII
Museum Penerangan ( Muspen ) di TMII
Museum Penerangan (Muspen) sebagai tempat pelestarian mengenai benda-benda bernilai sejarah dan ilmiah di bidang informasi. Muspen adalah salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik yang berdiri pada tahun 1993 diresmikan oleh Presiden Indonesia saat itu yaitu Soeharto.

Benda - benda bersejarah yang merupakan koleksi museum muspen ini terbagi ke dalam lima bidang yang sesuai dengan histori kelembagaannya, yaitu meliputi pers dan grafika ( termasuk juga media massa cetak), penerangan umum, lalu ada film, televisi, dan juga radio dengan total koleksi benda bersejarah yang menggambarkan tentang sejarah Pers di Indonesia tersebut berjumlah sekitar 452 buah benda.

Koleksi Benda - benda bersejarah Museum Penerangan TMII

1. Bidang Pers cetak dan Grafika
Beberapa koleksi benda bersejarah Pers Indonesia di muspen di bidang pers cetak dan juga grafika yaitu diantaranya ada surat kabar harian Andalas di tahun 1917, lalu ada Mesin cetak kuno dengan berat 3,5 ton, tersimpan juga Koleksi tertua yaitu sebuah mesin tik huruf Jawa.
Mesin Ketik Huruf Jawa
Mesin Ketik Huruf Jawa koleksi Museum Penerangan
Mesin tik tersebut digunakan sejak tahun 1917 – 1960 oleh Keraton Surakarta yang dipakai untuk mengetik pengumuman perintah dengan huruf Jawa yang penyebaranya di daerah Jawa Tengah dan juga Jawa Timur.
Sepeda motor 49 cc Cyrus Sundapp
Sepeda motor 49 cc Cyrus Sundapp koleksi Museum Penerangan
Terdapat juga peninggalan berupa satu unit sepeda motor tipe 49 cc Cyrus Sundapp yang digunakan untuk transportasi dalam tugas-tugas kantor berita Antara yang pada saat itu di pimpin oleh Adam Malik.

2. Bidang Penerangan Umum
Kentongan berukir
Kentongan berukir koleksi Museum Penerangan
Koleksi benda di bidang Penerangan umum yaitu diantaranya ada Kentongan berukir, terompet To’is, koleksi wayang kuno dan masih banyak lagi koleksi -koleksi benda dari bidang penerangan umum yang tersimpan di Muspen.

3. Bidang Pertelevisian
Kamera Tvri Perekam Pelantikan Presiden Soeharto 1971
Kamera Tvri Perekam Pelantikan Presiden Soeharto 1971
Lalu di bidang televisi, ada Kamera Tvri Perekam Pelantikan Presiden Soeharto 1971, Kamera Video Elektronik Perekam Kampanye Pemilu Tahun 1971, kamera film yang digunakan untuk meliput Asian Games IV tahun 1962 Jakarta Indonesia, lalu terdapat juga banyak foto - foto kenangan dari penyiaran TVRI seperti Foto Penyiar Tvri, Drs Rudiansyah Tahun 1966 dan masih banyak lagi.

4. Bidang Perfilman
Foto Amoroso Katamsi, Pemeran Mayjen Soeharto Dalam Film ?Pengkhianatan G 30 S / Pki
Foto Aktor Amoroso Katamsi, Pemeran Mayjen Soeharto Dalam Film Pengkhianatan G 30 S / Pki
Sedangkan di bidang film diantaranya ada peninggalannya berupa megafon punya Sutradara film dan juga ada proyektor film dari tahun 1940, lalu ada berbagai Piala penghargaan insan perfilman indonesia seperti Piala Kartini, Piala Citra, Piala Bing Slamet juga terdapat foto - foto yang menggambar tentang perfilman Indonesia seperti Foto Adegan Dalam Film Lewat Jam Malam Tahun 1955, Foto Warkop Dki 1980, ada juga properti berupa Seragam Tentara Yang Digunakan dalam Film Pengkhianatan G 30 S/PKI.

5. Bidang Radio
Radio Masa Nirom digunakan sejak zaman kolonial Belanda
Radio Masa Nirom digunakan sejak zaman kolonial Belanda
Bidang radio juga banyak terdapat koleksi - koleksi yang tidak kalah menariknya diantaranya ada peninggalan berupa gramaphone, lalu ada alat pemutar piringan hitam, macam - macam radio jaman dulu terdapat juga koleksi foto - foto Insan radio jaman dulu seperti Foto Mang Koko Pelopor Seni Sunda Di Rri, lalu ada juga Foto Salah Satu Komponis Indonesia, Mochtar Embu, foto saat pembuatan drama radio, dll

Tidak hanya koleksi berupa benda - benda, museum penerangan juga ada diorama yang menceritakan sejarah penerangan Indonesia. Salah satu dioramanya menceritakan tentang perjuangan penyiar RRI melawan pasukan PKI guna memberitakan hal-hal yang tidak benar melalui siaran radio meskipun nyawa mereka terancam. Silahkan datang ke Museum Penerangan Indonesia untuk belajar lebih banyak tentang sejarah penerangan di Indonesia.
Diorama Penyerbuan Studio Rri Oleh Pki
Diorama Penyerbuan Studio Rri Oleh Pki di Muspen TMII
Koleksi diorama yang menceritakan sejarah penerangan Indonesia tersebut berada di lantai dua museum. Koleksi dan juga berbagai peninggalan museum ini benar-benar menggambarkan betapa cukup lamanya waktu yang telah dilalui oleh pers Indonesia untuk bisa meraih kebebasannya seperti sekarang ini, oleh sebab itu marilah Kita stop berita Hoax.

Sejarah Singkat Penerangan di Indonesia

Dalam sejarahnya fungsi dari lembaga penerangan di masa penjajahan hingga kemerdekaan yaitu untuk memberikan tentang informasi kondisi pemerintahan kepada masyarakatnya. Dan seseorang yang memberitakan tentang informasi tersebut disebut dengan juru penerangan ( Jurpen ).


Kegiatan penerangan di Indonesia dimulai sejak tanggal 20 Mei 1908 yaitu masa sebelum kemerdekaan yang kemudian sekarang disebut sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Bentuk-bentuk kegiatan penerangannya berupa munculnya surat kabar seperti Java Post dan De Banier di awal abad 19. Setelah itu, berbagai macam propoganda menentang pemerintahan kolonial terus bermunculan.

Dua hari setelah merdeka, yaitu tepatnya pada tanggal 19 Agustus 1945, dibentuklah Kementerian Penerangan ( Kementrian penerangan dibubarkan pada tahun 1999, setelah lengsernya Presiden Soeharto )

Awal kebangkitan kegiatan penerangan di Indonesia sendiri ditandai dengan awal munculnya Radio Republik Indonesia (RRI) pada tanggal 11 September 1945 dan juga hadirnya Televisi Republik Indonesia (TVRI) pada tanggal 24 Agustus 1962 untuk penyiaran Asian Games IV tahun 1962 Jakarta Indonesia.

Demikian semoga bermanfaat, silahkan boleh di share untuk pengetahuan agar mereka yang sering buat atau share berita hoax sadar bahwa kebebasan pers di Indonesia tidaklah di dapat dengan mudah.

Terimakasih telah membaca artikel √ Sejarah Perjuangan Pers Indonesia ada di Museum Penerangan [ Muspen ] . Silahkan boleh di Share | Cayo Indonesia.
Smile Reaction

1. Silahkan berkomentar sesuai topik artikel
2. Komentar SPAM dan link url ( mati / hidup ) tidak akan dipublish
3. Cara menambah komentar dengan emoticon tinggal copy kode yang
ada di bawah emoticonya. Terimakasih atas kunjunganya.

EmoticonEmoticon